12.000 Wisatawan Kunjungan ke Raja Ampat
- 02 Jul 2025 08:41 WIB
- Sorong
KBRN, Sorong: Pasca mencuat kasus penambangan nikel di Raja Ampat, dan di tutupnya beberapa spot destinasi wisata tidak mempengaruhi antusias wisatawan yang berkunjung di Raja Ampat. Dalam dialog Sorong pagi Rabu (2/7/2025) kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat Ellen Risamasu melalui jalur telepon mengatakan tidak terlalu terdampak pada jumlah wisatawan asing yang berkunjung.
Sampai Juli sudah 12.000 (duabelas ribu) kunjungan wisatawan ke Raja Ampat yang tercatat, rata rata dari Amerika dan Eropa, jadi tidak terlalu berdampak,cuma sampai sekarang tinggal Wayag yang belum di buka,yang Manyafun sudah di buka dengan warga,jadi terus masih kami upayakan,tapi wisatawan bisa punya alternatif lain dengan spot wisata seperti Piaynemo dan lain lain".
Terkait transportasi Ellen mengakui selama ini selain melalui transportasi laut menuju Raja Ampat,ada helikopter yang bisa mengantar wisatawan.
"Ada sebenarnya helikopter,cuma sebatas 4 penumpang saja,tapi kami dan pemerintah lagi berupaya kerjasama dengan pihak bandara,supaya tahun ini atau tahun depan ada pesawat yang bisa landing juga di Misool".
ellen juga menyampaikan harapan kepada masyarakat atau wisatawan lokal atau mancanegara,jangan takut ke Raja Ampat,karena sejauh ini meskipun masih ada 1 spot yang belum di buka terkait masalah nikel,tidak berpengaruh dengan keamanan dan kenyamanan berwisata di Raja Ampat.