Kenali Kampung Unik di Wilayah Indonesia

  • 15 Mar 2026 05:56 WIB
  •  Sorong

RRI.CO.ID, Sorong - Indonesia punya banyak hal menarik yang tersebar luas di wilayahnya masing-masing, salah satunya adalah kampung yang unik. Berbagai kampung tersebut tidak terlalu jauh berbeda dengan kampung lainnya, hanya saja ada ciri khas tersendiri sehingga disebut kampung unik.

Melansir Good News From Indonesia, ada 10 kampung unik yang ada di wilayah Indonesia yaitu :

1. Kampung warna warni Jodipan

Terletak di kota Malang, Jawa Timur, kampung ini bermula dari proyek sejumlah Mahasiswa Universitas Muhammadiyah, Malang. Pada tahun 2016 sebanyak 91 rumah di 3 RT di cat warna-warni. Proses pengecatan dibantu oleh komunitas mural lokal malang, TNI dan Polisi. Hal ini menjadi percontohan cikal bakal berdirinya kampung tematik lain di kota Malang.

2. Kampung Madras

Kampung Madras disebut juga Little Indianya kota Medan. Terletak disekitar kecamatan Medan, Polonia dan Medan Petisah. Kampung Madras juga disebut Kampung Keling karena mayoritas penduduknya keturunan India khususnya etnis Tamil. Pada abad ke-19 orang-orang tamil datang untuk bekerja diperkebunan dan kemudian mendirikan pemukiman. Terdapat juga sebuah tempat ibadah umat Hindu yang jadi ikon Kampung Madras yaitu Kuil Shri Mariamman.

3. Kampung Kembar

Terletak di kawasan pemukiman padat penduduk di RW 003 Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur. Terdapat beberapa pasang anak kembar dari berbagai usia. Genetic kembar tidak diturunkan langsung oleh orangtua tetatpi diturunkan oleh kakake, nenek, paman, atau bibi. Pada tahun 2017 terdapat 19 pasangan saudara kembar dan 12 diantaranya masih menetap.

4. Kampung Teletubbies

Salah satu desa wisata favorit di Sleman, Yogyakarta. Terdapat jejeran rumah berkubah ala tempat tinggal suku Eskimo di Kutub Utara. Awalanya wilayah ini pernah terdampak gempa Yogyakarta tahun 2006. Organisasi swadaya masyarakat kembali membangun rumah berbentuk dome agar kuat dari guncangan gempa. Daerah ini banyak dikunjungi masyarakat untuk melihat rumah dom yang unik.

5. Kampung Bermata Biru

Terletak di Desa Kaimbulawa, kecamatan Siompu Timur, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara. Beberapa warga memiliki mata berwarna biru dan berambut pirang. Secara historis, masyarakat desa ini merupakan keturunan para pelaut dan pedagang asal portugis yang dahulu singgah di Pulau Siompu.

6. Kampung Cyber

Salah satu RW di kampung Wisata Taman Sari, Kelurahan Patehan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta. Pada tahun 2014 kampung ini dikunjungi oleh pendiri (CEO) Facebook yakni Mark Zuckerberg. Tahun 2018 kampung tersebut mendapatkan anugerah komunikasi Indonesia dari Kominfo sebagai komunitas litrasi digital terbaik. Sebuah perusahaan produsen minuman ringan menghibahkan dana Rp.100.000.000,- untuk pembekalan infrastruktur internet. Hamper semua warga di kampung ini paham teknologi, meski mengusung modernitas warga masih menjaga budaya kearifan lokal.

7. Kampung Wae Rebo

Desa adat terpencil di Kabupaten Manggarai, NTT disebut Desa’ diatas awan’. Terletak di ketinggian 1.200 mdpl. Memiliki 7 rumah utama yang disebut ‘Mbaru Niang’. Wisatawan yang berkunjung menyaksikan budaya dan keasrian alam. Dinyatakan sebagai Top Award of Excellence from UNESCO in the 2012 UNESCO Asia Pasific Heritage Awards.

8. Kampung Inggris

Terletak di Desa Tulungrejo dan Desa Palem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Terdapat sekitar 100 lembaga Bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya. Diinisiasi oleh satu lembaga kursus Basic English Course (BEC) yang didirikan oleh Kalend Osein tahun 1977. Tercatat ada sekitar 160 lembaga kursus Bahasa Inggris.

9. Kampung Kasur Pasir

Terletak di Sumenep, Madura, tradisi tidur di pasir telah berlangsung selama ratusan tahun. Terdapat semboyan ‘ranjang dipajang, pasir digelar’ karena budaya tidur diatas pasir. Terdapat 3 desa yang menggunakan tradisi kasur pasir yaitu : Desa Legung Timur, Legung Barat dan Dapenda.

10. Kampung Trunyan

Terletak di kecamatan Kintamani, Bangli, Bali. Memiliki tradisi pemakaman unik, warga yang meninggal tidak dikubur atau dikremasi. Jenazah diletakkan diatas tanah dibawah pohon Taru Menyan dengan dipagari anyaman bambu dan ditutupi kain putih. Meski begitu, tidak akan mencium bau busuk karena bau tersebut sudah dihilangkan oleh aroma pohon Taru Menyan.

(Brenda)

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita