Gorengan yang legendaris martabak mie siap dihidangkan. Kamis, 12 Maret 2026 (Foto: RRI/Nor Kholili)
Martabak Madura Tetap Digemari Berbagai Generasi
RRI.CO.ID, Sumenep – Di tengah maraknya tren kuliner modern yang menawarkan aneka rasa serta tampilan estetis, sebuah kuliner sederhana justru tetap menunjukkan eksistensinya. Gorengan martabak mie, yang sering dijuluki “segitiga renyah”, hingga kini masih menjadi primadona di kalangan masyarakat lintas generasi.
Jajanan ini dikenal dengan bentuk segitiga yang khas dan cita rasa gurih. Meski tampil sederhana, martabak mie mampu mempertahankan tempatnya di hati penikmat kuliner tradisional.
Martabak mie biasanya dibuat dari balutan kulit lumpia yang digoreng hingga renyah. Di dalamnya terdapat isian mie instan atau mie kuning yang dicampur telur serta irisan daun bawang.
Perpaduan bahan yang sederhana tersebut justru menciptakan rasa gurih yang khas. Tak heran, camilan ini masih diminati meski berbagai jajanan modern dari luar negeri terus membanjiri pasar lokal.
Sulaiman, salah seorang pedagang gorengan di salah satu sudut Pasar Bluto, Sumenep, Kamis 12 maret 2026 mengatakan, martabak mie masih menjadi salah satu gorengan yang paling sering dicari pembeli.
Ia mengatakan, selama hampir lima tahun berjualan, permintaan martabak mie hampir tidak pernah sepi. “Kalau yang lain mungkin musiman. Ada tren tertentu lalu laku sebentar, setelah itu hilang. Tapi kalau martabak mie ini, dari saya mulai jualan sampai sekarang, tetap saja ada yang cari,” ujarnya.