Kolak Labu Kuning, Sajian Tradisional yang Nikmat
- 12 Mar 2026 14:23 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Kolak merupakan salah satu hidangan tradisional Indonesia yang sangat populer, terutama saat bulan Ramadan. Di antara berbagai variasi kolak, kolak labu kuning menjadi salah satu favorit karena rasanya yang manis, gurih, dan teksturnya yang lembut.
Labu kuning yang dimasak bersama santan, gula merah, dan daun pandan menghasilkan aroma yang harum serta cita rasa yang khas. Saat dimasak, potongan labu akan menjadi lembut namun tetap mempertahankan bentuknya, sehingga memberikan sensasi nikmat di setiap suapan.
Selain rasanya yang lezat, kolak labu kuning juga memiliki kandungan gizi yang baik. Labu kuning dikenal kaya akan vitamin A, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Kombinasi dengan santan dan gula merah juga memberikan energi yang cukup, sehingga cocok disantap saat berbuka puasa.
Salah satu penikmat kolak labu kuning, Ibu Tijah, mengaku sangat menyukai hidangan tersebut. Menurutnya, kolak labu kuning memiliki rasa yang berbeda dibandingkan jenis kolak lainnya. “Kolak labu kuning itu rasanya lembut dan manisnya pas. Kalau dimakan hangat apalagi saat cuaca hujan, rasanya benar-benar nikmat,” ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.
Di berbagai daerah di Indonesia, kolak labu kuning sering disajikan hangat. Namun, tidak sedikit pula yang menikmatinya dalam keadaan dingin dengan tambahan es batu agar terasa lebih segar.
Pembuatan kolak labu kuning pun cukup sederhana. Labu kuning yang telah dikupas dan dipotong dimasak bersama air, gula merah, dan daun pandan hingga empuk. Setelah itu, santan ditambahkan dan dimasak dengan api kecil sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah. Beberapa orang juga menambahkan bahan lain seperti kolang-kaling, pisang, atau ubi untuk menambah variasi rasa.