Waspada Buaya, saat Mancing di Muara Sungai
- 03 Feb 2026 17:12 WIB
- Sungailiat
RRI.CO,ID,Sungailiat - Memancing kerap menjadi aktivitas pelepas penat bagi sebagian masyarakat Bangka Belitung. Namun di balik ketenangan sungai, muara, laut, hingga kolong (bekas galian tambang), tersimpan potensi bahaya yang tidak bisa diabaikan. Kehati-hatian mutlak diperlukan, menyusul masih maraknya kasus pemancing yang menjadi korban sambaran buaya saat beraktivitas di perairan terbuka.
Hal tersebut mengemuka dalam perbincangan di Pro 1 RRI Sungailiat bersama para angler lokal. Gilang, salah satu pemancing yang aktif di wilayah Bangka, menegaskan pentingnya kewaspadaan sejak awal sebelum melempar kail. Menurutnya, faktor keselamatan harus menjadi prioritas utama dibandingkan sekadar mendapatkan ikan.Senin,3 Februari 2026.
“Yang paling utama jaga jarak antara badan kita dengan bibir sungai atau air tempat memancing. Jangan terlalu dekat dengan pijakan yang licin atau rawan longsor,” ujar Gilang . Ia menambahkan, pemancing juga harus cermat membaca kondisi arus air sebelum memutuskan turun ke perairan.
Gilang menjelaskan, air yang jernih relatif masih bisa ditoleransi untuk dimasuki dengan tetap memperhatikan situasi sekitar. Namun jika kondisi air keruh atau tidak bening, ia mengingatkan agar pemancing tidak nekat turun ke air. “Kalau air tidak jernih, jangan berani-berani masuk. Kita tidak tahu apa yang ada di bawah,” katanya.
Selain faktor teknis, Gilang juga mengingatkan soal etika dan sikap saat berada di alam. Menurutnya, menjaga ucapan dan perilaku selama memancing juga penting sebagai bentuk penghormatan terhadap lingkungan sekitar, yang kerap diyakini memiliki aturan tak tertulis.
Senada dengan itu, Iqbal, angler Sungailiat lainnya, menekankan pentingnya memulai aktivitas memancing dengan doa. “Sebelum mancing sebaiknya berdoa dulu, minta keselamatan. Kalau kata orang tua dulu, ada baiknya juga pakai topi saat memancing,” ungkap Iqbal, merujuk pada kearifan lokal yang masih dipercaya sebagian masyarakat.

Imbauan kewaspadaan ini juga mendapat perhatian dari pendengar Pro 1 RRI Sungailiat. Salah seorang pendengar dari Bangka Nico menyampaikan bahwa kasus buaya di perairan kini bukan lagi cerita lama. “Sekarang buaya sudah sering muncul dekat pemukiman dan tempat mancing. Jadi memang harus ekstra hati-hati, jangan lengah,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Dengan meningkatnya kesadaran akan keselamatan, para pemancing diharapkan tidak hanya fokus pada hobi, tetapi juga memahami risiko yang ada. Memancing tetap bisa menjadi kegiatan yang menyenangkan, asalkan dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan menghormati alam. Pro 1 RRI Sungailiat akan terus mengingatkan pentingnya keselamatan demi mengurangi risiko kecelakaan di perairan.