Pelari Pemula Dianjurkan Bertahap Sebelum Ikut Event
- 07 Feb 2026 23:38 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat - Pelari pemula yang ingin mengikuti tren event lari yang kian digandrungi masyarakat diimbau untuk tidak terburu-buru. Proses bertahap dinilai menjadi kunci agar tubuh mampu beradaptasi, sekaligus meminimalkan risiko cedera saat mulai menekuni olahraga lari.
Hal itu disampaikan Koordinator Bangka Runner, Irfandi, dalam dialog Ngobras di Pro 1 RRI Sungailiat. Menurutnya, semangat mengikuti event lari perlu diimbangi dengan persiapan fisik yang matang, khususnya bagi mereka yang baru memulai.
“Untuk pemula, jangan langsung memaksakan ikut event. Awal-awal sebaiknya jalan dulu, lalu mulai lari pelan, dan jaraknya bertahap,” ungkap Irfandi. Ia menegaskan, konsistensi jauh lebih penting dibanding mengejar jarak atau kecepatan di tahap awal.Sabtu,7 februari 2026.
Irfandi menjelaskan, proses membangun kebiasaan berlari membutuhkan waktu. Namun jika dilakukan secara rutin dan bertahap, tubuh akan terbiasa. “Kalau sudah menjadi sebuah kebiasaan, insyaallah akan bisa dilewati dan meningkat dengan sendirinya,” ujarnya.

Selain latihan yang bertahap, Irfandi juga menekankan pentingnya faktor pendukung lain, seperti asupan gizi yang seimbang dan waktu istirahat yang cukup. Menurutnya, latihan tanpa didukung nutrisi dan recovery yang baik justru bisa berdampak negatif bagi kesehatan.
Antusiasme masyarakat Bangka terhadap olahraga lari pun terlihat dari keterlibatan pendengar dalam dialog tersebut. Salah seorang pendengar asal Sungailiat, Fitri, mengaku awalnya sering kelelahan karena terlalu memaksakan diri saat mulai berlari.
“Saya dulu langsung lari jauh karena ikut-ikutan teman. Akhirnya malah kapok karena pegal. Setelah ikut saran jalan dulu baru lari, sekarang jadi lebih enjoy,” ungkapnya.
Pendengar lain, Andi dari Belinyu, menambahkan bahwa komunitas lari sangat membantu pelari pemula untuk tetap konsisten. “Kalau bareng komunitas, kita saling ingatkan supaya nggak berlebihan dan tetap jaga pola makan serta istirahat,” ujarnya.
Irfandi berharap semakin banyak masyarakat yang memahami bahwa olahraga lari bukan sekadar mengikuti tren event, melainkan bagian dari gaya hidup sehat yang dibangun secara bertahap, aman, dan berkelanjutan.