Observasi Habitat Satwa dan Tumbuhan di Tahura Bukit Mangkol

  • 20 Feb 2026 07:53 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Bangka Tengah - Sepuluh orang generasi muda mengikuti observasi habitat satwa dan tumbuhan di Taman Hutan Raya (Tahura) Bukit Mangkol, Desa Terak, Bangka Tengah, Kamis 19 Februari 2026. Kegiatan yang diprakarsai Alumni Green Leadership Indonesia (GLI) Babel, bertujuan membangun pemahaman pelestarian hayati demi masa depan berkelanjutan.

Ahmad Juliyanta dari GLI Babel menjelaskan bahwa observasi langsung sangat esensial bagi generasi muda. Mereka bisa belajar dari pengalaman nyata dan mengembangkan kemampuan analitisnya.

"Anak muda harus tahu betapa krusialnya menjaga lingkungan," ujar Ahmad.

Kegiatan itu juga melibatkan peserta dari GLI itu, Hizbul Wathan Universitas Muhammadiyah Babel, Sahabat Walhi, Kopasaas IAIN SAS, dan Bujang Sequat Bangka Tengah. Mereka mempelajari spesies seperti ular, burung, mentilin, kukang, serta tumbuhan endemik melalui observasi langsung dan diskusi kelompok.

"Penting sekali mengenalkan konservasi kepada pemuda; kegiatan semacam ini harus berlanjut lebih luas," kata Fitriani dari HW Unmuh Babel.

Menurut dia, tantangan utama mencakup perburuan liar, penebangan liar, dan tambang timah yang mengancam kepunahan habitat. Karena itu perlu observasi rutin, monitoring satwa, kampanye medsos, serta rencana lanjutan monitoring lokal. (Nazhirah Khansa/Inpalas)

Rekomendasi Berita