Tiga Golongan Terhalang Syafaat di Hari Kiamat
- 07 Mar 2026 11:23 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID,Sungailiat — Dalam dialog Ramadan Pro 1 RRI Sungailiat, masyarakat diajak kembali mengingat pentingnya menjaga akhlak dan hubungan sosial agar tidak termasuk golongan yang terhalang dari syafaat di hari kiamat. Hal tersebut disampaikan Ustaz Slamet Abdussalam dari PCNU Kabupaten Bangka dalam program Dialog Ramadan yang membahas tema “Tiga Golongan yang Terhalang dari Syafaat di Hari Kiamat”.
Menurut Ustaz Slamet Abdussalam, syafaat merupakan pertolongan yang diberikan oleh Nabi Muhammad SAW kepada umatnya di hari kiamat dengan izin Allah SWT. Namun tidak semua umat otomatis mendapatkan syafaat tersebut, karena ada beberapa golongan yang justru terhalang akibat perbuatan mereka selama hidup di dunia.
Ia menjelaskan, salah satu golongan yang terhalang dari syafaat adalah mereka yang gemar memutus tali silaturahmi. Dalam ajaran Islam, menjaga hubungan kekeluargaan dan persaudaraan merupakan perintah yang sangat ditekankan karena silaturahmi membawa keberkahan hidup serta memperkuat ukhuwah di tengah masyarakat.
Golongan kedua adalah orang yang durhaka kepada orang tua. Ustaz Slamet menegaskan bahwa ridha Allah sangat berkaitan dengan ridha orang tua. Oleh karena itu, sikap tidak menghormati atau menyakiti hati orang tua menjadi salah satu perbuatan yang sangat dibenci dalam Islam.
Sementara golongan ketiga adalah mereka yang gemar meminum minuman keras. Menurutnya, kebiasaan tersebut tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga berdampak buruk bagi keluarga dan lingkungan sekitar. Karena itu umat Islam diingatkan untuk menjauhi segala bentuk perbuatan yang dapat merusak akal dan moral.
Dalam kesempatan tersebut, Ustaz Slamet juga mengajak umat Islam memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki hubungan dengan sesama, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.
Irwan di Sungailiat, melalui pesan WhatsApp menyampaikan bahwa tema tersebut sangat relevan bagi masyarakat. Ia mengaku dialog seperti ini menjadi pengingat agar umat Islam lebih berhati-hati dalam bersikap dan menjaga hubungan dengan keluarga.
Melalui dialog Ramadan ini, RRI Sungailiat berharap masyarakat dapat mengambil hikmah serta menjadikan bulan suci Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri, sehingga kelak termasuk golongan yang mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW di hari kiamat.