Dokter Ingatkan Atur Gizi jelang Ramadan
- 18 Feb 2026 21:46 WIB
- Sungailiat
RRI.CO.ID, Sungailiat — Kesiapan fisik menjadi perhatian utama umat muslim agar ibadah puasa dapat dijalankan secara optimal. Pemerintah memutuskan awal 1 Ramadan 1447 H bertepatan 19 Februari 2026.
Dalam program Dokter Menjawab Pro 1 RRI Sungailiat, Kepala Instalasi Gizi RSUD Depati Bahrin dr. Sofika Umaya membagikan kiat mengatur gizi agar tubuh tetap bugar selama berpuasa.
" yang berubah itu pola makan dan jam tidur selama Ramadan dan itu berpengaruh terhadap metabolisme tubuh. Karena itu, persiapan sebaiknya dilakukan sejak sebelum memasuki bulan puasa," jelasnya.
dr. Sofika menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan, terutama bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes, gangguan ginjal, maupun penyakit jantung.
“Pastikan kondisi kesehatan stabil. Bila memiliki penyakit tertentu, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter yang menangani,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kebutuhan gizi saat puasa pada dasarnya tidak berubah. Yang berbeda hanyalah pengaturan waktu makan.
" Kebutuhan kalori harian tetap sama, namun dibagi dalam beberapa waktu, yakni saat berbuka, setelah salat Magrib, sebelum istirahat malam, dan saat sahur,"katanya.
Salah satu pendengar Rudi, warga Sungailiat, menanyakan apakah boleh langsung mengonsumsi kopi saat berbuka puasa karena sudah menjadi kebiasaan hariannya. Dikatakan dokter Sofika agar kopi tidak dikonsumsi sebagai minuman pertama.
“Utamakan air putih terlebih dahulu untuk menggantikan cairan tubuh yang hilang. Setelah itu bisa konsumsi kurma atau buah. Kopi boleh saja, tetapi jangan langsung saat perut kosong karena bisa memicu gangguan lambung,” jelasnya.