Kue Badak Isi Hambel Lingkung Khas Pulau Lepar

  • 28 Feb 2026 14:39 WIB
  •  Sungailiat

RRI.CO.ID, Sungailiat - Kue badak, kuliner tradisional khas Pulau Lepar, dapat dijadikan menu berbuka puasa bagi warga Bangka. Penganan yang diisi dengan hambel lingkung (Abon Ikan) ini menawarkan perpaduan tekstur renyah dan rasa gurih yang khas.

Awalnya, kue ini dikenal sebagai "makanan pelampun" atau sarapan bagi nelayan sebelum melaut. Namun, seiring waktu, ukurannya yang dahulu besar menyerupai badan badak kini diperkecil agar lebih praktis.

Pengrajin kue tradisional, Aminah, menjelaskan bahwa teknik pembuatannya masih mengandalkan cara manual.

"Santan dipanaskan lalu dicampur tepung, kemudian adonan kami cetak manual menggunakan tangan agar teksturnya tetap otentik," ujar Aminah di Program Pemakan Nusantara RRI PRO 4. Sabtu, 28 Februari 2026.

Selain rasa, aspek pelestarian budaya menjadi alasan utama kuliner ini terus dihidangkan.

Pendengar asal Tanah Merah, Bangka Tengah , Rusli mendukung untuk mengenalkan kue Badak sebagai edukasi generasi muda.

"Budaya seperti ini harus terus dikembangkan supaya anak cucu kita tahu asal-usul aslinya dan tidak punah begitu saja," ujar Rusli.

Keberadaan kue badak menjadi bukti bahwa kearifan lokal masyarakat Pulau Lepar tetap eksis di tengah masuknya berbagai kuliner modern.

Rekomendasi Berita