Peran Media dalam Penanggulangan Bencana.

  • 25 Feb 2026 22:56 WIB
  •  Surabaya

RRI. CO. ID, Surabaya - Media memiliki peran penting dalam penanggulangan bencana, mulai dari tahap pra bencana, saat tanggap darurat, hingga pasca bencana. Hal tersebut dipaparkan Humas BPBD Provinsi Jawa Timur, Alfi Yusron, S.H., dalam Dialog Kentongan bertema Peran Media dalam Penanggulangan Bencana.

Dalam dialog tersebut, ia menjelaskan bahwa media merupakan saluran atau alat untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat, baik melalui media cetak seperti koran dan majalah, media elektronik seperti radio dan televisi, maupun media digital seperti internet dan media sosial.

Menurutnya, pada tahap pra bencana, media berperan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai potensi bencana serta langkah mitigasi yang perlu dilakukan. Media juga membantu membangun kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah agar dampak bencana dapat diminimalkan.

Saat tanggap darurat, lanjutnya, media menjadi sumber informasi utama terkait kondisi terkini di lapangan, lokasi pengungsian, posko bantuan, hingga fasilitas darurat yang tersedia. “Media membantu koordinasi informasi agar masyarakat tidak panik dan mengetahui langkah yang harus dilakukan,” ujarnya.

Sementara pada tahap pasca bencana, media berperan dalam menyampaikan informasi mengenai bantuan, proses rehabilitasi dan rekonstruksi, sekaligus memantau jalannya pemulihan agar berjalan transparan dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan pentingnya kearifan lokal seperti kentongan sebagai media komunikasi kebencanaan. Kentongan telah digunakan sejak zaman dahulu sebagai alat peringatan dini untuk menyampaikan tanda bahaya kepada masyarakat.“Filosofi kentongan adalah simbol komunikasi dan peringatan yang mampu menyatukan masyarakat dalam menghadapi bencana,” paparnya.

Ia menambahkan, kentongan memiliki sejumlah keunggulan, antara lain tidak memerlukan listrik, mudah digunakan oleh siapa saja, serta efektif sebagai sinyal peringatan dini di wilayah pedesaan. Meski demikian, penggunaannya tetap perlu dikombinasikan dengan media komunikasi modern agar penyampaian informasi lebih luas dan efektif. Melalui sinergi antara media modern dan kearifan lokal, diharapkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana dapat terus meningkat.

Rekomendasi Berita