Pesona Ikan Sapu-Sapu Zebra, Hobi Unik Pecinta Akuarium
- 09 Mar 2026 09:44 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID , Surabaya – Dunia ikan hias tidak hanya diramaikan oleh ikan berwarna cerah seperti guppy atau koi. Salah satu jenis ikan yang mulai banyak diminati para penghobi akuarium adalah ikan hias sapu-sapu zebra. Meski dikenal sebagai ikan pembersih kaca akuarium, jenis ini justru memiliki corak tubuh yang unik dan bernilai tinggi.
Memelihara ikan hias menjadi salah satu hobi yang semakin digemari masyarakat. Selain menghadirkan suasana tenang di rumah, keberadaan akuarium juga dapat mempercantik ruangan. Salah satu ikan yang kini mulai dilirik para penghobi adalah ikan sapu-sapu zebra atau dikenal sebagai zebra pleco.
Ikan sapu-sapu zebra memiliki daya tarik dari corak tubuhnya yang unik, yakni kombinasi garis hitam dan putih menyerupai zebra. Ukurannya relatif kecil, sekitar 7–10 sentimeter, sehingga cocok dipelihara di akuarium rumahan. Selain tampilannya yang menarik, ikan ini juga memiliki fungsi membantu menjaga kebersihan akuarium karena memakan alga atau lumut yang menempel pada kaca dan dekorasi akuarium.
Di kalangan penghobi akuarium, ikan ini dikenal cukup eksotis. Berasal dari kawasan Sungai Amazon di Amerika Selatan, ikan sapu-sapu zebra termasuk dalam keluarga Loricariidae yang memiliki mulut penghisap di bagian bawah tubuhnya untuk menempel pada batu atau permukaan keras di perairan.
Di Surabaya, ikan sapu-sapu zebra dapat ditemukan di berbagai sentra penjualan ikan hias, salah satunya di Pasar Ikan Hias Gunung Sari. Di pasar tersebut, ikan ini menjadi incaran para kolektor karena coraknya yang kontras dan terlihat elegan saat berenang
Salah seorang penjual ikan hias di Pasar Ikan Gunung Sari, Harianto, mengatakan bahwa minat pembeli terhadap ikan sapu-sapu zebra cukup stabil, terutama dari kalangan penghobi akuarium.
“Banyak penghobi yang mencari ikan sapu-sapu zebra karena motifnya unik. Selain cantik, ikan ini juga membantu membersihkan lumut di akuarium,” ujarnya saat ditemui di lapaknya, Senin, 9 Maret 2026.
Menurut Harianto, ikan sapu-sapu zebra biasanya dijual dengan ukuran sekitar 4–6 sentimeter. Perawatannya pun tidak terlalu sulit, asalkan kualitas air dijaga tetap bersih dan akuarium dilengkapi tempat bersembunyi seperti batu atau kayu.
Ia menambahkan, ikan ini lebih aktif pada malam hari sehingga sering terlihat bersembunyi di sela-sela dekorasi akuarium saat siang hari. "Hal tersebut justru menjadi daya tarik tersendiri bagi para penghobi yang menyukai karakter unik dari ikan hias." katanya.
Dengan corak tubuh yang eksotis serta manfaatnya menjaga kebersihan akuarium, ikan sapu-sapu zebra kini semakin diminati sebagai koleksi ikan hias. Tak heran jika hobi memelihara ikan ini terus berkembang di kalangan pecinta akuarium di Surabaya.