Deteksi Dini Penyakit Ginjal, Langkah Penting Cegah Gagal Ginjal Kronis
- 12 Mar 2026 13:10 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Peringatan Hari Ginjal Sedunia atau World Kidney Day yang jatuh setiap Kamis kedua bulan Maret (tahun ini tepat 12 Maret 2026), menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal. Peringatan ini mengingatkan bahwa penyakit ginjal sering berkembang tanpa gejala yang jelas pada tahap awal. Karena itu, deteksi dini menjadi langkah penting untuk mencegah kondisi yang lebih berat seperti gagal ginjal kronis.
Ginjal merupakan organ vital yang berfungsi menyaring darah, mengeluarkan sisa metabolisme tubuh, serta menjaga keseimbangan cairan. Selain itu, ginjal juga berperan dalam mengatur tekanan darah dan membantu produksi sel darah merah. Jika fungsi ginjal terganggu, berbagai masalah kesehatan serius dapat muncul dan berdampak pada kualitas hidup seseorang.
Melansir ayosehat.kemkes.go.id, penyakit ginjal kronis sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal. Banyak pasien baru menyadari kondisinya ketika fungsi ginjal sudah menurun secara signifikan. Pada kondisi lanjut, penderita bahkan harus menjalani terapi cuci darah atau transplantasi ginjal.
Kementerian Kesehatan juga menyebutkan bahwa penyakit ginjal kronis merupakan masalah kesehatan yang terus meningkat. Penyakit ini bersifat progresif dan tidak dapat kembali normal sepenuhnya. Oleh karena itu, pencegahan melalui pemeriksaan sejak dini menjadi langkah yang sangat penting untuk menekan risiko komplikasi lebih lanjut.
Beberapa faktor risiko utama penyakit ginjal antara lain diabetes, hipertensi, obesitas, serta kebiasaan merokok. Selain itu, riwayat keluarga dengan penyakit ginjal juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami gangguan fungsi ginjal. Kondisi tersebut membuat kelompok masyarakat dengan faktor risiko disarankan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
Deteksi dini dapat dilakukan melalui pemeriksaan sederhana seperti tes darah dan tes urine. Pemeriksaan ini dapat membantu mengetahui kadar kreatinin, ureum, serta adanya protein dalam urine yang menjadi tanda penurunan fungsi ginjal. Dengan pemeriksaan rutin, gangguan ginjal dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
Melalui peringatan Hari Ginjal Sedunia, masyarakat diharapkan semakin peduli terhadap kesehatan ginjal. Penerapan gaya hidup sehat seperti menjaga pola makan, cukup minum air putih, berolahraga, dan mengontrol tekanan darah dapat membantu menjaga fungsi ginjal tetap optimal. Upaya sederhana tersebut menjadi langkah penting untuk mencegah penyakit ginjal kronis sejak dini.