Fungsi Hemoglobin dalam Darah bagi Kesehatan Tubuh
- 06 Mar 2026 10:20 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Berbicara soal sel darah merah, erat kaitannya dengan tugasnya yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Dalam sel darah merah, tugas ini dilakukan oleh protein bernama hemoglobin.
Protein ini juga mengandung zat besi yang membuat darah berwarna merah. Kekurangan hemoglobin dapat menjadi masalah serius, karena pasokan oksigen juga akan berkurang. Dilansir dari Halodoc, Selain mengangkut oksigen, hemoglobin juga mengangkut karbon dioksida dari seluruh bagian tubuh ke paru-paru, yang nanti dikeluarkan melalui sistem pernapasan.
Peran ini membuat hemoglobin menjadi bagian penting dari sistem pernapasan dan sirkulasi. Dikutip dari mayoclinic.org, untuk pria dewasa, kadar hemoglobin yang sehat adalah 13-16 gram per desiliter, untuk wanita dewasa adalah 11-15 gram per desiliter. Jika seseorang memiliki kadar hemoglobin rendah, biasanya akan mengalami anemia disertai dengan gejala-gejalanya.
Dikutip dari website resmi World Health Organization (WHO), kekurangan zat besi merupakan salah satu penyebab paling umum yang memengaruhi kadar hemoglobin, karena mineral ini dibutuhkan untuk membentuk hemoglobin dalam sel darah merah. Jika tubuh tidak mendapatkan cukup zat besi dari makanan, produksi hemoglobin dapat menurun dan meningkatkan risiko anemia.
Untuk mengukur kadar hemoglobin, biasanya melalui tes darah dengan cara mengambil sampel darah. Pengambilan sampel seringkali dilakukan dengan memasukan jarum ke pembuluh darah di lengan atau bagian atas tangan. Setelahnya, jika tidak mengalami gejala lemas maupun pusing, kita bisa melanjutkan aktivitas kita sembari menunggu hasil lab.
Secara keseluruhan, hemoglobin memiliki peran penting, untuk memastikan setiap sel mendapatkan oksigen yang dibutuhkan . Dengan kadar hemoglobin yang normal, tubuh dapat bekerja secara optimal. Pemeriksaan kesehatan secara berkala dan pola hidup sehat dapat membantu menjaga kadar hemoglobin kita tetap stabil. ( Azam LPU)