Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan Tubuh

  • 10 Mar 2026 10:31 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Daun singkong dikenal sebagai salah satu sayuran yang kaya akan nutrisi dan sering diolah dalam berbagai masakan tradisional. Sayuran dari tanaman Manihot esculante ini mengandung vitamin dan mineral penting bagi tubuh. Namun walaupun banyak manfaat, daun singkong tidak boleh dikonsumsi dalam keadaan mentah, karena mengandung senyawa alami yang bisa menghasilkan sejenis sianida.

Mengutip dari unggahan akun Instagram @masak2dengannick, daun singkong memiliki kandungan protein nabati yang cukup tinggi dibandingkan banyak jenis sayuran lainnya. Protein ini berperan penting dalam membantu pembentukan otot serta memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Karena itu, konsumsi daun singkong dapat menjadi pilihan sumber protein tambahan dari bahan nabati.

Selain itu, daun singkong juga mengandung zat besi dan folat yang bermanfaat untuk membantu pembentukan sel darah merah. Kandungan tersebut dapat membantu mengurangi risiko anemia jika dikonsumsi secara rutin dalam pola makan seimbang. Nutrisi ini sangat penting terutama bagi tubuh yang membutuhkan asupan zat besi yang cukup.

Kandungan vitamin A dalam bentuk beta-karoten pada daun singkong juga cukup tinggi. Nutrisi ini menjaga kesehatan mata dan membantu mempertahankan kualitas penglihatan. Tidak hanya itu, daun singkong juga mengandung vitamin C dan berbagai antioksidan yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Antioksidan berfungsi melawan radikal bebas yang dapat merusak sel-sel tubuh.

Daun singkong juga bermanfaat untuk kesehatan tulang karena mengandung kalsium dan vitamin K. Kedua nutrisi ini berperan penting dalam menjaga kekuatan dan kepadatan tulang. Selain itu, kandungan serat dalam daun singkong membantu melancarkan pencernaan dan mencegah sembelit.

Bagi sebagian orang, muncul pertanyaan apakah daun singkong dapat memicu asam urat atau gout. Meskipun daun singkong mengandung purin yang dapat diuraikan menjadi asam urat, jenis purin dari sumber nabati umumnya memiliki pengaruh lebih kecil terhadap peningkatan kadar asam urat dalam tubuh. Karena itu, konsumsi daun singkong dalam porsi normal biasanya tidak menjadi penyebab utama asam urat.

Pada banyak kasus, asam urat lebih sering dipicu oleh factor lain seperti konsumsi tinggi makanan yang mengandung purin hewani seperti sarden, jeroan, dan daging merah. Selain itu jumlah gula atau alcohol berlebihan, berat badan berlebih, serta factor genetic juga dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut. Bagi orang yang sehat, mengonsumsi daun singkong sekitar dua hingga tiga kali dalam seminggu umunya masih tergolong aman.

(Yogi Tripriyanto/Penyiar)

Rekomendasi Berita