Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Relaksasi Otot STIKES Nasional di Ceper Klaten

  • 13 Mar 2026 20:07 WIB
  •  Surakarta

RRI. CO. ID, Surakarta - Dosen beserta Mahasiswa Program Studi DIII Teknologi Laboratorium Medis STIKES Nasional melaksanakan penyuluhan kesehatan dengan tema “Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Relaksasi Otot” pada Selasa 6 Desember 2025, di CV. Putra Sari Logam Ceper Klaten. Kegiatan dihadiri 18 karyawan CV sebagai peserta.

Kecamatan Ceper merupakan pusat perekonomian masyarakat yang mengandalkan pertanian dan industri pengecoran logam, salah satu yang terbesar di Indonesia. Memproduksi berbagai komponen logam untuk kebutuhan infrastruktur, otomotif, hingga peralatan rumah tangga.

Pekerjaan di bidang industri pengecoran merupakan salah satu jenis pekerjaan berat yang dapat menimbulkan kelelahan fisik pada pekerjanya. “Kelelahan kerja merupakan suatu mekanisme perlindungan agar tubuh dapat terhindar dari kerusakan lanjut. Gejala yang muncul akibat kelelahan kerja ditandai dengan letih, otot tegang, nyeri, kaku, dan sakit kepala, yang menyebabkan penurunan kualitas kerja dan produktivitas,” kata dosen pembimbing dari STIKES, Dewi Saroh, M.Sc.

Lanjutnya pekerjaan pengecoran logam antara lain pencairan logam, pembuatan cetakan, menuang, membongkar cetakan, membersihkan dan memeriksa hasil cetakan. "Posisi kerja yang sering dilakukan pekerja yaitu jongkok, membungkuk, dan memutar," ujarnya.

Sementara Dosen pembimbing Indah Tri Susilo wati, M. Pd mengatakan pekerjaan dengan postur kerja tidak ergonomis dan dilakukan secara berulang-ulang dapat menyebabkan keluhan muskuloskeletal pada pekerja. "Oleh karena itu terhadap pekerja pengecoran logam perlu dilakukan penyuluhan kesehatan dan pelatihan relaksasi otot, " ucapnya.

Dari rilis STIKES Nasional yang diterima RRI pada Kamis, 12 Maret 2026, pelatihan relaksasi otot ini, dibimbing langsung oleh dosen DIV Fisioterapi STIKES Nasional Sevy Astriyana, M.Or. Latihan relaksasi otot yang diberikan kepada peserta merupakan latihan teknik Progressive Muscle Relaxation (PMR).

Teknik PMR merupakan teknik menegangkan otot selama beberapa detik, lalu melemaskannya. “Tujuan dari Teknik PMR ini yaitu membantu individu mengenali perbedaan sensasi antara otot yang tegang dan otot yang rileks. Efek dari Teknik relaksasi ini yaitu dapat menurunkan denyut nadi dan tekanan darah sehingga bisa rileks dan dapat mengatasi kesulitan tidur, selain itu PMR juga dapat mengurangi nyeri dan kelelahan akibat kerja, ” ucap dosen pembimbing Sevy Astriayana, M.Or.

Kegiatan penyuluhan ini diikuti oleh 6 mahasiswa STIKES Surakarta yakni Aiko Felisha, Dominique Yugaprilesa, Faridha Ratri, Rizki Aisyah, Ariavena Ardhana, Diyah Widya. Tim mahasiswa membantu dalam proses dokumentasi selama kegiatan penyuluhan berlangsung.

Kegiatan penyuluhan dan pelatihan relaksasi otot ini, mendapatkan respon positif dari peserta dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan dalam proses diskusi. Harapannya dari kegiatan ini masyarakat dapat menerapkan teknik relaksasi otot sebagai upaya mengurangi kelelahan kerja dan menjaga kesehatan agar tetap bugar. Penyuluhan ini juga mendukung tujuan dari SDGs yaitu SDGs 3 tantang Kehidupan Sehat dan Sejahtera.

(STIKES/Indah)

Rekomendasi Berita