Dirty Latte, Tren Kopi Susu dengan Sensasi Berbeda

  • 27 Feb 2026 10:02 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Menu dirty latte tengah menjadi tren di sejumlah kedai kopi, termasuk di Kota Solo. Minuman berbasis susu dan espresso ini viral di media sosial karena tampilannya yang unik serta sensasi rasa berlapis saat diminum.

Istilah dirty latte secara harfiah berarti “susu kotor”. Sebutan ini merujuk pada tampilan susu dingin yang dituangi espresso panas di bagian atasnya, sehingga terlihat seperti bercampur namun belum sepenuhnya menyatu.

Menurut penjelasan yang beredar di media sosial, salah satunya dari akun TikTok @larkarahadi, dirty latte dibuat dari susu dingin tanpa es yang kemudian disiram satu shot espresso panas. Perbedaan suhu tersebut menciptakan lapisan kontras antara susu dan kopi.

Seiring perkembangannya, menu ini berevolusi. Sejumlah kedai kini menggunakan susu yang telah diproses, susu dingin yang dipakai itu adalah susu yang sudah didestilasi sebelumnya.

Proses destilasi adalah metode freeze distillation bertujuan memekatkan lemak dan gula susu dengan membuang sebagian kandungan air melalui pembekuan. Caranya dengan susu full cream dibekukan total, lalu dicairkan perlahan.

Menghasilkan susu yang sangat kental, manis alami, dan creamy, yang saat dituang espresso panas menciptakan lapisan "kotor" khas. Hasilnya, minuman tetap terasa manis meski tanpa sirup tambahan.

Penyajian dirty latte menghasilkan espresso menggenang di permukaan sebelum perlahan turun ke susu. Menciptakan tampilan berlapis yang menjadi daya tarik visual.

Penikmat dirty latte, Karin (25), mengaku menyukai sensasi berbeda yang ditawarkan minuman tersebut. “Enak saja, meskipun sama-sama kopi dan susu tapi experience-nya beda kalau dirty latte ini,” ujarnya saat ditemui di sebuah coffee shop di Solo, Rabu 26 Februari 2026.

Berbeda dengan latte biasa yang umumnya diaduk hingga rata, dirty latte justru disarankan tidak langsung diaduk. Penikmat dapat merasakan perpaduan espresso panas yang pekat di awal, kemudian sensasi susu dingin dan lembut di bagian akhir.

Tren ini memperkaya variasi minuman kopi susu yang sebelumnya telah populer di kalangan anak muda. Kehadiran dirty latte menunjukkan inovasi dalam penyajian kopi tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pengalaman minum dan tampilan visual. Dengan karakter unik tersebut, dirty latte diprediksi masih akan menjadi salah satu pilihan favorit pencinta kopi di Solo dalam beberapa waktu ke depan. (Hil)

Rekomendasi Berita