Objek Wisata di Karanganyar Siapkan Strategi Khusus Selama Ramadan
- 19 Feb 2026 15:46 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Menghadapi bulan suci Ramadan 1447 H, sejumlah obyek wisata di Kabupaten Karanganyar mulai menyiapkan strategi khusus untuk mengantisipasi penurunan jumlah pengunjung. Dua destinasi populer, Kemuning Sky Hills dan Intanpari Waterpark, telah menyiapkan skema promosi mulai dari diskon tiket hingga paket buka bersama guna menjaga antusiasme wisatawan.
Manager Obyek Wisata Kemuning Sky Hills, Supardi, mengungkapkan pihaknya akan memberlakukan potongan harga tiket masuk sebesar 50 persen selama bulan puasa. Langkah ini diambil karena secara historis, angka kunjungan ke obyek wisata alam cenderung mengalami penurunan signifikan saat Ramadan.
"Selama Ramadan tetap buka, tapi pengaruh puasa ini pastinya kunjungan akan turun. Maka kami mempunyai program untuk menarik wisatawan dengan mengurangi harga tiket sebesar 50 persen. Kami juga membuka paket buber atau buka bersama, di mana pengunjung yang mengambil paket tersebut akan kami gratiskan tiket masuk kawasannya," ujar Supardi saat dikonfirmasi, Kamis 19 Februari 2026.
Supardi menambahkan, sebelum memasuki Ramadan, Kemuning Sky Hills mencatatkan kenaikan kunjungan hingga 50 persen selama musim libur panjang empat hari terakhir. Rata-rata pengunjung mencapai 1.500 hingga 2.500 orang per hari yang didominasi oleh komunitas dan rombongan keluarga dari berbagai daerah seperti Surabaya, Banyuwangi, Wonogiri, hingga Jogja.
Strategi berbeda diterapkan oleh Intanpari Waterpark. Kabid Operasional Intanpari Waterpark, Titin Riyadi Ningsih, menyatakan pihaknya fokus menggaet pasar melalui kelas renang privat dan atlet. Meski memprediksi adanya penurunan kunjungan hingga 50 persen selama Ramadan, pihak manajemen optimis melalui kerja sama dengan 20 pelatih renang privat dapat menekan angka penurunan tersebut.
"Ramadan nanti diprediksi turun hampir 50 persen, tetapi kami kerja sama dengan pelatih les privat untuk kelas pagi, siang, dan sore. Kami juga menyediakan member khusus untuk atlet dan umum agar kunjungan tidak turun terlalu signifikan," katanya.
"Untuk operasional tetap berjalan normal, hanya jam kerjanya disesuaikan menjadi 5,5 jam per hari sesuai peraturan kepegawaian."
Titin juga mencatat kesuksesan tradisi padusan tahun ini yang digelar selama tiga hari sejak Senin hingga Rabu. Sebanyak lebih dari 4.000 pengunjung memadati Intanpari Waterpark untuk melaksanakan ritual pembersihan diri sebelum puasa. Guna menjamin kenyamanan, pihak pengelola menambah jumlah petugas keamanan dari empat menjadi enam orang serta menyajikan hiburan musik bagi para pengunjung