Makna Relief dan Nilai Kehidupan di Candi Borobudur

  • 13 Mar 2026 09:05 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID,Surakarta- Candi Borobudur dikenal sebagai warisan dunia peninggalan leluhur bangsa Indonesia yang bernilai tinggi. Keberadaannya tidak hanya menjadi ikon pariwisata, tetapi juga simbol peradaban Nusantara yang berpengaruh.

Dilansir dari Ditjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI, Borobudur merupakan monumen Buddhis terbesar dunia. Kajian ilmiah serta upaya pelestarian terhadap situs ini telah dilakukan sejak abad kesembilan belas.

Borobudur telah mengalami tiga kali pemugaran dalam perjalanan sejarah panjangnya hingga sekarang. Pemugaran dilakukan pada 1814 hingga 1822, 1907 hingga 1911, serta 1973 hingga 1983 bersama UNESCO.

Secara arsitektur, Borobudur memiliki lima teras persegi dan tiga teras bundar yang bertingkat. Pada bagian atas terdapat tujuh puluh dua stupa kecil serta satu stupa induk.

Struktur bangunan dilengkapi lorong sempit yang terbentuk dari pagar langkan mengelilingi setiap teras. Detail arsitektur tersebut memperlihatkan perencanaan matang dengan konsep kosmologi Buddhis yang kuat.

Tercatat terdapat 1.460 relief naratif serta 1.212 relief hias menghiasi dinding candi. Total 2.672 panel tersebut menutup area 2.500 meter persegi dengan panjang mencapai 3.000 meter.

Penampilan Borobudur tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga sarat makna ajaran. Kelompok peneliti Bumi Borobudur telah mengidentifikasi hampir seluruh relief naratif secara sistematis.

Ajaran yang tergambar mengajak manusia hidup bermanfaat serta tidak merugikan sesama. Nilai tersebut memperluas wawasan, menumbuhkan toleransi, dan membentuk pribadi berbudaya serta berkeyakinan spiritual.(Aris-Noviyana Sahabat Magang STABN)

Referensi:

• UNESCO World Heritage Centre. Borobudur Temple Compounds.

• Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI. Sejarah dan Makna Candi Borobudur.

• Soekmono. 1976. Candi Borobudur: A Monument of Mankind. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

• Balai Konservasi Borobudur. Laporan Konservasi dan Kajian Relief Borobudur.

Rekomendasi Berita