Menjaga Musik Bambu Tetap Hidup Melalui Malam Kebudayaan
- 10 Mar 2026 07:14 WIB
- Tahuna
RRI.CO.ID, Tahuna - Varly Tulumang, S.Pd, Pelatih Musik Bambu Bethesda Sesiwung, mengatakan pentingnya motivasi dan kebersamaan dalam setiap event musik bambu, tidak hanya fokus pada lomba dan juara. Kesuksesan dalam bermusik berasal dari hati saat meniup alat musik, bukan semata-mata dari nilai atau piala.
“Kalau meniup dari hati dengan sungguh-sungguh, nilai akan mengikuti. Tapi kalau hanya ingin juara, hasilnya jauh berbeda,” ujar Varly.
Ia menambahkan, motivasi pelatih kepada anggota sangat penting agar mereka memahami tujuan bermusik adalah kepuasan batin dan pengabdian bukan hanya prestasi.
Varly juga berharap pemerintah dapat menyelenggarakan lebih banyak event kebersamaan seperti malam budaya, agar pelatih dan anggota dapat bertukar pikiran serta menampilkan kreativitas tanpa tekanan penilaian.
"Event semacam ini memberi ruang ekspresi yang lebih bebas dan menonjolkan kehebatan setiap pelatih,"ucapnya.
Kegiatan malam kebudayaan dapat menjadi sarana pelestarian budaya yang lebih menyenangkan, sekaligus memperkuat tali silaturahmi antaranggota komunitas musik bambu. Dengan pendekatan ini, musik bambu diharapkan tetap berkembang. (alvrina)