Lonjakan Permintaan AI Picu Harga RAM Naik

  • 23 Feb 2026 14:29 WIB
  •  Tahuna

RRI.CO.ID, Tahuna - Harga RAM (Random Access Memory) di Indonesia terpantau mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Berdasarkan penelusuran di sejumlah platform e-commerce nasional, berbagai merek RAM baik DDR4 maupun DDR5 menunjukkan peningkatan harga dibandingkan periode sebelumnya.

Di beberapa toko online, RAM DDR4 16GB yang sebelumnya berada di kisaran Rp400–500 ribu kini banyak ditawarkan mulai dari Rp600 ribuan. Sementara RAM DDR5 16GB yang sebelumnya dijual di rentang Rp700–800 ribu, kini menembus Rp1 juta, tergantung merek dan spesifikasi kecepatan.

Kenaikan ini disebut berkaitan dengan lonjakan permintaan memori untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) dan pusat data, yang berdampak pada pasokan komponen memori secara keseluruhan.

Produsen memori G.SKILL turut mengakui adanya tekanan harga di industri DRAM. Seperti dilansir dalam situs www.gskill.com, disebutkan "Harga DRAM mengalami volatilitas industri yang signifikan, disebabkan oleh keterbatasan pasokan global dan permintaan tinggi yang belum pernah terjadi sebelumnya dari industri AI.”

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa tingginya kebutuhan memori untuk kebutuhan perangkat pembuatan AI turut memengaruhi ketersediaan dan harga RAM di berbagai pasar, termasuk Indonesia.

Dengan kondisi ini, PC atau laptop dan smartphone baru juga mengalami kenaikan harga. Konsumen yang berencana melakukan peningkatan kapasitas RAM disarankan untuk memantau harga secara berkala di e-commerce serta menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan perangkat masing-masing.

Rekomendasi Berita