Keroncong: Warisan Akulturasi Budaya yang Tetap Lestari
- 05 Feb 2026 18:27 WIB
- Talaud
RRI.CO.ID, Talaud - Musik keroncong menjadi salah satu warisan budaya Indonesia yang lahir dari proses pertemuan lintas bangsa. Genre musik ini tumbuh dari akulturasi budaya khususnya pengaruh musik Portugis yang masuk ke wilayah Nusantara sejak abad ke-16.
Melansir dari berbagai sumber awalnya musik keroncong berkembang dari penggunaan alat musik cavaquinho instrumen petik khas Portugis. Dalam perjalanannya, alat musik tersebut mengalami penyesuaian dan kemudian dikenal dalam bentuk ukulele. Nama “keroncong” sendiri diyakini berasal dari bunyi khas senar ukulele yang terdengar “crong-crong” saat dimainkan.
Sejarah mencatat Kampung Tugu di Jakarta Utara menjadi salah satu pusat awal perkembangan musik keroncong. Dari kawasan ini keroncong menyebar ke berbagai daerah dan mulai diterima luas oleh masyarakat. Seiring perkembangan waktu musik keroncong memiliki formasi instrumen yang khas seperti ukulele, gitar, biola, selo, dan flute. Kombinasi alat musik tersebut menciptakan alunan yang lembut dengan pola ritme yang mudah dikenali.
Pada awal abad ke-20 musik keroncong mencapai masa kejayaannya. Genre ini kerap menghiasi berbagai panggung hiburan hingga acara-acara resmi. Salah satu tokoh besar yang turut mengharumkan nama keroncong adalah Gesang Martohartono. Karya legendarisnya Bengawan Solo tidak hanya dikenal di dalam negeri tetapi juga mendapat apresiasi internasional dan diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa.
Di tengah arus modernisasi musik keroncong terus diperkenalkan kepada generasi muda melalui berbagai kolaborasi kreatif. Upaya tersebut dilakukan dengan tetap menjaga ciri khas dan karakter asli keroncong sebagai identitas budaya bangsa.
Sebagai bentuk pelestarian berbagai festival keroncong rutin diselenggarakan di sejumlah daerah. Bahkan pemerintah dan pegiat seni menetapkan tanggal 1 Oktober sebagai Hari Keroncong Indonesia. Peringatan ini diharapkan dapat memperkuat kecintaan masyarakat terhadap musik keroncong serta memastikan keberlanjutannya di masa mendatang.