Potensi Bahaya Makanan Cepat Saji selama Puasa Ramadan

  • 06 Mar 2026 20:12 WIB
  •  Tanjungpinang

RRI.CO.ID, Tanjungpinang - Puasa Ramadan merupakan bulan suci yang ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia. Namun, dalam menjalankan puasa Ramadan, kesiapan dalam memilih makanan yang sehat dan aman menjadi hal yang sangat penting.

Salah satu pilihan makanan yang sering dipilih oleh banyak orang saat berbuka puasa adalah makanan cepat saji. Makanan ini memang menjadi pilihan yang praktis dan cepat untuk disantap saat waktu berbuka tiba.

Melansir dari https://www.darya-varia.com/id/read/bahaya-junkfood-pada-menu-buka-puasa, The American Journal of Clinical Nutrition, jika mengonsumsi makanan cepat saji secara teratur, maka kepekaan suatu sistem sensorik khusus akan berkurang dan menyebabkan kecanduan dan keinginan untuk makan lebih banyak. Selain itu, makanan cepat saji mengandung kadar sodium yang sangat tinggi dan dapat menahan cairan di dalam tubuh, menyebabkan peningkatan berat badan dan kenaikan tekanan darah.

Mengutip keterangan dari American Heart Association, dijelaskan bahwa jumlah maksimal konsumsi garam adalah 2300 miligram sodium per hari, setara dengan 1 sendok teh garam dapur. Pada satu porsi makanan cepat saji, pada umumnya mengandung sodium yang tinggi, sejumlah 1.292 miligram.

Ada beberapa potensi bahaya yang dapat timbul akibat mengonsumsi makanan cepat saji selama bulan puasa Ramadan. Pertama-tama, makanan cepat saji seringkali mengandung tinggi garam, gula, dan lemak jenuh yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Selain itu, proses pengolahan dan penyimpanan makanani yang tidak sehat juga dapat menyebabkan keracunan makanan.

Makanan cepat saji juga rentan terhadap kontaminasi bakteri dan virus yang dapat menyebabkan infeksi perut atau keracunan makanan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memperhatikan kebersihan dan keamanan makanan yang dikonsumsi selama bulan puasa Ramadan.

Untuk menghindari potensi bahaya tersebut, sebaiknya memilih makanan cepat saji yang dijamin kebersihan dan keamanannya, menghindari makanan cepat saji yang sudah lama disimpan, dan selalu mencuci tangan sebelum mengonsumsi makanan. Dengan demikian, menjaga kesehatan dan keberkahan dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan sangat bermanfaat.

Rekomendasi Berita