Road To Give Bintan 2025 untuk Amal Kemanusiaan
- 08 Okt 2025 07:45 WIB
- Tanjungpinang
KBRN, Bintan: Acara amal lari tahunan berskala global, Road to Give, siap digelar di Bintan pada 12 Oktober 2025, dengan fokus penggalangan dana kemanusiaan. Acara ini merupakan inisiatif global dari Marriott International, yang melibatkan kolaborasi antara hotel-hotel Marriott di setiap wilayah, termasuk Four Points by Sheraton Bintan dan Natra Bintan, Rabu (8/10/2025).
Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, tetapi juga menumbuhkan semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Tujuan utama kegiatan ini adalah "full charity", di mana seluruh biaya pendaftaran peserta sebesar Rp200.000 per orang akan disumbangkan.
Marketing Communication Manager Four Points, Dessy Vitasari, mengatakan dana yang terkumpul akan dikoordinasikan oleh Marriott Business Council untuk disalurkan ke berbagai wilayah yang membutuhkan di Indonesia. Dana itu diserahkan untuk kegiatan kemanusiaan di daerah terpencil.
"Sasarannya adalah beberapa wilayah yang masih terbelakang," ujar Dessy Vitasari.
Vitasari menjelaskan bahwa Road to Give Bintan tahun ini menargetkan 600 peserta dari Kepulauan Riau untuk mengikuti kategori Fun Run 5 km yang akan berlangsung di sekitar Danau Lagoi, tepat di depan Four Points by Sheraton Bintan. Antusiasme peserta terlihat tinggi, dengan pendaftar yang sudah mencapai lebih dari 500 orang.
"Sampai per hari ini peserta sudah hampir full, sudah di angka 500 lebih. Jadi kita hanya kekurangan 30 orang lagi," katanya.
Seluruh peserta akan mendapatkan paket lari berupa jersey, BIB, dan medali. Selain itu, panitia juga menyiapkan total enam pemenang untuk Juara 1, 2, dan 3 untuk kategori pria dan wanita, yang masing-masing akan menerima hadiah uang tunai dengan total hadiah mencapai Rp6 juta.
"Juara satu [mendapat] Rp1,5 juta, juara dua Rp1 juta, juara tiganya Rp500 ribu. Pria, wanita sama," ujarnya.
Penggalangan dana melalui Road to Give telah memberikan dampak nyata, seperti proyek penyediaan air bersih. Vitasari menyampaikan, Hal ini memperkuat esensi acara bahwa olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan juga aksi solidaritas untuk membantu wilayah-wilayah yang masih kesulitan akses kebutuhan dasar.
"Tahun lalu kita ke Sungai Tanisifu yang ada di NTT, susah air kita buatkan pipa besar. Sekarang mereka sudah memiliki air bersih,” katanya, mengakhiri.