Gen Z Tarakan: Pilah Sampah Jadi Gaya Hidup

  • 19 Feb 2026 12:49 WIB
  •  Tarakan

RRI.CO.ID, Tarakan - Siapa bilang anak muda cuma bisa rebahan? Komunitas Pelajar Pencinta Alam di Tarakan membuktikan bahwa peduli lingkungan itu keren. Dalam siaran RRI Pro 2, Okta dan Fahri berbagi cerita seru mereka menjaga bumi.

Bagi Ikatan Remaja Pencinta Alam (Irpa), alam bukan cuma tempat buat foto-foto estetik. "Kita nggak hanya menikmati, tapi harus menjaga biar orang lain juga bisa menikmati," ujar Okta.

Menurutnya Fokus utama Ikatan Remaja Pencinta Alam yakni simpel tapi nendang yakni masalah sampah plastik.

Fahri menyebut sampah di sekolah, seperti bekas mika dan botol mineral, sering menumpuk karena belum dipilah. Padahal, dampaknya jangka panjang.

"Kita harus mikir masa depan, kasihan anak cucu kita nanti kalau lingkungan rusak," tambahnya.

Meski sering diejek "ribet" karena selalu bawa tumblr dan wadah makan sendiri, mereka tetap konsisten.

"rasa malu kalah jauh dibanding rasa tanggung jawab pada alam." Ungkap Okta dan Fahri.

Menyambut Ramadan, Irpa mengajak teman sebaya untuk mengurangi sampah plastik saat berburu takjil. Membawa wadah sendiri dari rumah bisa jadi langkah kecil yang berdampak besar bagi kebersihan kota.

Dukungan sekolah dan keluarga juga dinilai sangat penting. Teori yang didapat di sekolah harus langsung dipraktikkan di rumah agar menjadi karakter yang kuat.

"Semangat aja, semua dimulai dari hal kecil,, untuk teman-teman yang baru mau mulai pilah sampah. Perubahan nyata butuh niat dan konsistensi, bukan cuma sekadar ikut tren." pesannya.

Rekomendasi Berita