Dana Terbatas, KKMB Tarakan Minim Fasilitas

  • 03 Apr 2025 17:47 WIB
  •  Tarakan

KBRN, Tarakan: Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan ( KKMB) Tarakan masih menjadi tujuan wisata bagi pengunjung yang ingin menikmati udara segar dan melihat hewan bekantan. Namun sayangnya, kondisi KKMB sekarang tidaklah secantik dulu. Beberapa fasilitas di Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan (KKMB) Kota Tarakan tampak tidak terawat dan mengalami kerusakan yang cukup parah. Hal ini dirasakan langsung oleh pengunjung yang datang dari berbagai daerah.

Pengunjung asal Sulawesi, Ilham mengungkapkan ia datang ke KKMB untuk melihat Bekantan. Apalagi, KKMB ini lokasinya tak jauh dari tempatnya menginap, sehingga ia sempatkan mampir ke KKMB. Namun ia menyayangkan kondisi KKMB yang tampak tak terawat. Misalnya jembatan dari papan yang sudah lapuk serta kurangnya fasilitas tempat duduk untuk dapat menikmati suasana.

"Saya penasaran ingin melihat Bekantan di Mangrove ini. Namun sepertinya tempat ini kurang terawat. Gak ada tempat duduk dan jembatan ini sudah jabuk (lapuk)," ungkap Ilham, Kamis (3/4/2025).

Ilham berharap, pemerintah dapat segera memperbaiki fasilitas yang ada di Hutan Mangrove, termasuk menambah tempat untuk berjualan makanan ringan agar para wisatawan lebih nyaman

Saat di konfirmasi kepada pihak KKMB, salah satu pengelola KKMB, Rahmawati mengatakan, pihaknya kesulitan menganggarkan dana untuk perbaikan atau perawatan KKMB. Sebab, sejak KKMB dipegang Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Utara, pihaknya tidak pegang dana untuk perawatan atau perbaikan fasilitas KKMB

" Dana retribusi kini dipegang provinsi 100 persen, sehingga kami tidak pegang dana untuk perbaikan atau perawatan. Jika ada kerusakan, kami harus mengeluarkan dana sendiri yang nantinya akan di ganti oleh provinsi. Tapi sayangnya, uang yang ada terbatas," ungkap Rachmawati

Rekomendasi Berita