Mengapa Imlek Identik Berwarna Merah? Simak Ulasannya

  • 06 Feb 2026 10:55 WIB
  •  Ternate

RRI.CO.ID, Ternate – Imlek merupakan salah satu perayaan terpenting dalam budaya Tionghoa. Ketika Imlek tiba, warna merah akan selalu kita lihat dalam setiap ornamennya. 

Mulai dari warna lampion, amplop angpao, pakaian yang dikenakan, hingga hiasan rumah semua serba berwarna merah. Lalu, mengapa warna merah begitu identic dengan perayaan Imlek? Simak ulasannya berikut ini :

1. Simbol Kebahagiaan dan Keberuntungan 

Dalam budaya Tionghoa, warna merah dipercaya membawa kebahagiaan , keberuntungan serta kemakmuran. Warna ini juga dianggap memberi energi positif dan dapat mengusir hal – hal yang tidak baik. 

2. Pengusiran Roh Jahat dan Nasib Buruk 

Ada sebuah legenda kuno yang menceritakan tentang makhluk mitos yang bernama Nian, yang mana ia akan muncul setiap tahun untuk menganggu manusia. Konon, Nian ini takut pada warna merah, sehingga sampai sekarang membuat warna merah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan Imlek. 

3. Melambangkan Kekuatan

Warna merah juga melambangkan kekuatan, kehidupan dan juga semangat. Dalam filosofi Tionghoa, warna merah adalah warna api, yang mana api merupakan salh satu dari lima elemen penting (api, air, kayu, tanah, dan logam). Api juga dianggap sebagai sumber energi dan transformasi sehingga warna merah dikaitkan dengan semangat dan harapan baru untuk tahun yang akan datang. 

4. Budaya dan Tradisi yang Selalu Dilestarikan 

Selama ribuan tahun, warna merah telah menjadi bagian dari perayaan Imlek dan hingga kini terus dipertahankan. Hal ini juga menjadi cara untuk memperkuat identitas Tionghoa dan cara untuk menghormati leluhur. 

Warna merah telah melekat pada perayaan Imlek karena terdapat makna dan sejarah panjang di dalamnya. Melalui tradisi ini, budaya Tionghoa terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Rekomendasi Berita