BRIN Identifikasi Rafflesia Harjatii, Spesies Baru Endemik Kalimantan Timur
- 26 Feb 2026 13:45 WIB
- Ternate
RRI.CO.ID, Ternate - Tim peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional kembali mengidentifikasi spesies baru bunga Rafflesia dari Kalimantan Timur. Penelitian dilakukan bersama akademisi dari Universitas Bengkulu melalui ekspedisi lapangan sejak tahun 2022. Spesies tersebut resmi dipublikasikan dalam jurnal internasional pada Januari 2026.
Bunga langka itu kemudian diberi nama Rafflesia harjatii sebagai identitas ilmiah resminya. Penemuan dilakukan di kawasan konservasi milik PT ITCI-Kartika Utama, Kalimantan Timur. Lokasi tersebut diketahui memiliki keanekaragaman hayati tinggi yang masih terjaga baik.
Dalam publikasi ilmiah, tim peneliti memaparkan karakter morfologi pembeda dibanding spesies Rafflesia lainnya. Salah satu ciri utama adalah ukuran bunga yang relatif paling kecil. Ukuran tersebut menjadikannya berbeda dibanding kerabat Rafflesia lain di Pulau Kalimantan.
Keunikan lain terlihat pada bagian kutil permukaan bunga yang berjumlah lebih banyak. Kutil tersebut berukuran kecil dan berwarna jingga tua yang tampak seragam. Warna itu menyatu dengan lobus perigone serta diafragma bunga secara visual mencolok.
Detail morfologis tersebut menjadi aspek krusial dalam proses identifikasi dan klasifikasi ilmiah. Para peneliti melakukan pengamatan komprehensif untuk memastikan perbedaan signifikan antarspesies yang dibandingkan. Hasil analisis menunjukkan karakter unik yang konsisten pada setiap sampel ditemukan.

Dari sisi struktur reproduktif, spesies ini hanya memiliki satu anulus utama. Kondisi tersebut berbeda dengan spesies pembanding yang umumnya mempunyai dua anulus. Perbedaan struktur ini memperkuat kesimpulan bahwa spesies tersebut tergolong berbeda secara taksonomi.
Kombinasi karakter morfologi dan struktur reproduktif menempatkannya sebagai spesies endemik baru Indonesia. Penemuan ini menambah daftar kekayaan flora langka yang dimiliki Kalimantan Timur. Para peneliti menilai temuan tersebut penting bagi penguatan data biodiversitas nasional.
Nama harjatii disematkan sebagai bentuk penghormatan kepada Harjati Hashim Djojohadikusumo. Penghargaan tersebut diberikan atas dedikasinya dalam mendukung konservasi hutan Indonesia. Penamaan spesies baru kerap menjadi simbol apresiasi terhadap kontribusi pelestarian lingkungan.
Penemuan ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi riset lintas lembaga dalam eksplorasi biodiversitas. Dukungan kawasan konservasi turut berperan dalam keberhasilan identifikasi spesies baru tersebut. Upaya berkelanjutan diharapkan mampu menjaga habitat alami Rafflesia dari ancaman kerusakan.
Dengan bertambahnya spesies baru ini, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia. Temuan tersebut menjadi pengingat bahwa potensi flora endemik masih sangat luas untuk diteliti. Konservasi berkelanjutan menjadi kunci menjaga warisan alam bagi generasi mendatang.