“Guru dan Gadget: Tantangan Karakter di Era Digital”
- 03 Mei 2025 08:06 WIB
- Toli Toli
KBRN, Tolitoli: Pendidikan karakter kini menghadapi tantangan baru di era digital. Perkembangan teknologi yang pesat tak hanya membuka akses luas terhadap informasi, tetapi juga membawa pengaruh besar terhadap pembentukan moral dan nilai-nilai siswa.
Moh Rifal, S.Pd.I., Kepala Madrasah Ibtidaiyah Inklusi Al-Falah Tolitoli, mengungkapkan bahwa meski dunia digital sangat membantu proses belajar, tantangan terbesar guru saat ini adalah memastikan karakter dan akhlak siswa tetap terbentuk dengan baik.
“Anak-anak saat ini lebih nyaman belajar dengan gadget dibanding metode konvensional. Namun, gadget tidak bisa menggantikan peran guru dalam membentuk karakter, moral, dan akhlak,” ujar Rifal saat dihubungi rri.co.id, Sabtu (03/05/2025).
Ia menegaskan pentingnya peran ganda guru sebagai pengajar sekaligus pendidik. “Guru harus bisa melihat perkembangan karakter siswa. Pembentukan nilai dan etika membutuhkan kolaborasi antara guru dan orang tua,” tambahnya.
Menurut Rifal, kontrol penggunaan gadget sangat penting agar tidak menimbulkan kecanduan. “Orang tua dan guru harus membatasi penggunaan, serta menanamkan kesadaran akan pentingnya manajemen waktu dan keseimbangan hidup,” ungkapnya.
Dalam menghadapi era digital, pendidikan karakter membutuhkan pendekatan baru yang melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Pemahaman etika digital dan penggunaan teknologi yang bijak menjadi kunci utama dalam membentuk generasi berkarakter di tengah derasnya arus informasi.