Unisda Lamongan Dorong Ekonomi Lewat Platform SOGA

  • 01 Okt 2025 15:14 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Upaya mendorong ekonomi kreatif ramah lingkungan terus digalakkan kalangan akademisi. Tim dosen dan mahasiswa Universitas Islam Darul ‘Ulum (Unisda) Lamongan melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dengan memperkenalkan platform digital “SOGA” kepada Kelompok Usaha Bersama (KUBE) di Desa Gondanglor, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang didanai BIMA Kemdikbudristek melalui Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat ini mengusung tema “Digitalisasi Ekonomi Kreatif Berbasis Produk Tradisional Ramah Lingkungan melalui Penerapan Platform SOGA dan Edukasi Akuntansi Praktis”.

Tim pelaksana diketuai Sutri Handayani, bersama Ahmad Fathur Rozi, Isnaini Anniswati Rosyida, serta dua mahasiswa Program Studi Akuntansi, Qomariyatul Mubarokah dan Yulia Prastika.

Sutri menuturkan fokus utama kegiatan adalah memperkuat daya saing UMKM desa melalui digitalisasi usaha dan pengelolaan keuangan sederhana. Salah satu inovasi yang diperkenalkan yakni platform “SOGA”, sebuah website untuk mendukung produksi, promosi, dan pemasaran produk tradisional ramah lingkungan.

Selain pelatihan digital, peserta KUBE juga mendapatkan edukasi akuntansi praktis, mulai dari pencatatan transaksi harian, penyusunan laporan sederhana, hingga manajemen modal usaha. Pendekatan ini dirancang agar mudah dipahami pelaku UMKM di tingkat desa.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap pelaku usaha kecil di Gondanglor bisa mandiri secara digital dan finansial. Dengan platform SOGA dan akuntansi praktis, usaha tradisional dapat berkembang tanpa meninggalkan nilai lokal dan prinsip ramah lingkungan,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Program ini disambut positif masyarakat. Peserta aktif mengikuti sesi praktik baik terkait penggunaan platform maupun pencatatan akuntansi.

Dengan adanya PKM ini, diharapkan tercipta ekosistem ekonomi kreatif desa yang adaptif terhadap teknologi sekaligus berakar pada kearifan lokal. Selain meningkatkan daya saing, kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha berbasis digital di pedesaan.

Tim Unisda menyampaikan apresiasi kepada BIMA Ditjen Diktiristek, Kemdikbudristek atas dukungan pendanaan yang memungkinkan terlaksananya program pengabdian masyarakat tahun 2025 ini.

Rekomendasi Berita