Saus Buah Merah Ciptakan Nasi Goreng Lezat
- 27 Jan 2025 21:35 WIB
- Wamena
KBRN, Wamena: Dalam upaya meningkatkan minat masyarakat terhadap konsumsi Buah Merah (Pandanus conoideus), para peneliti di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) telah meluncurkan inovasi baru dengan menciptakan saus berbasis buah merah yang dapat diaplikasikan dalam berbagai makanan, salah satunya nasi goreng.
Buah merah telah dikenal luas karena kandungan gizinya yang tinggi dan manfaat kesehatan yang signifikan. Namun, banyak masyarakat yang masih ragu untuk mengonsumsinya akibat rasa, aroma, atau penampilannya yang belum familiar. Menyadari permasalahan ini, tim peneliti melakukan studi untuk mencari solusi dengan mengolah buah merah menjadi produk yang lebih menarik.
“Puluhan panelis telah dilibatkan dalam uji organoleptik untuk mengevaluasi penerimaan saus buah merah yang kami ciptakan. Hasilnya menunjukkan bahwa nasi goreng dengan saus buah merah tidak hanya disukai karena rasanya, tetapi juga memberikan warna yang lebih menarik dibandingkan nasi goreng tanpa saus,” ungkap kepala penelitian, Dr. Budi Santoso.
Penelitian ini mencakup tiga tahap: produksi saus buah merah, aplikasinya dalam nasi goreng, dan uji sensori. Saus tersebut diproduksi dari ekstrak buah merah yang dicampur dengan berbagai bumbu, seperti bawang putih, bawang merah, jahe, dan lengkuas, menciptakan kombinasi rasa yang kaya. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nasi goreng yang menggunakan saus buah merah mendapatkan penilaian lebih tinggi dengan skala 7,18, dibandingkan dengan nasi goreng kontrol yang hanya mencapai 6,97.
Dari segi penampilan, nasi goreng yang dicampur saus buah merah menunjukkan warna orange cerah yang lebih menggugah selera. Hal ini sejalan dengan tujuan penelitian yang ingin memberikan nilai tambah terhadap produk kuliner tradisional dengan memanfaatkan potensi lokal.
“Melalui penelitian ini, kami berharap bisa mendorong masyarakat untuk lebih mengenal dan mengonsumsi Buah Merah sebagai bagian dari pola makan sehat. Ini adalah langkah awal dalam pengembangan produk olahan yang inovatif dan bernutrisi,” tambah Dr. Budi.
Inovasi ini diharapkan dapat menjadi solusi tidak hanya untuk meningkatkan penerimaan konsumen terhadap buah merah, tetapi juga memberikan kontribusi pada pengembangan ekonomi lokal melalui pemanfaatan sumber daya alam yang ada. Ke depan, tim peneliti berencana untuk melakukan pengembangan lebih lanjut terhadap produk ini agar dapat dijangkau lebih luas oleh masyarakat.