Pengelola Wisata Kurulu Desak Pemerintah Perhatikan Situs Budaya

  • 01 Agt 2025 10:55 WIB
  •  Wamena

KBRN, Wamena : Para pengelola wisata di Distrik Kurulu, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengajukan permintaan kepada pemerintah daerah dan pemerintah provinsi untuk memberikan perhatian lebih terhadap pelestarian dan pengembangan seluruh objek wisata yang berada di wilayah tersebut.

Aspirasi ini disampaikan langsung oleh Oktovianus Daby, perwakilan pengelola Wisata Mumi Kampung Jiwika, kepada Anggota DPR Papua Pegunungan Fransina Daby dalam kegiatan reses di Kurulu, Rabu (30/7).

Dalam pernyataannya, Oktovianus menegaskan bahwa seluruh objek wisata yang ada perlu segera direnovasi. Ia menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan nilai-nilai budaya lokal, termasuk pelestarian pakaian adat, bahasa daerah, dan simbol-simbol budaya yang menjadi ciri khas Papua Pegunungan.

“Semua wisata harus direnovasi. Nilai budaya harus ditingkatkan, pakaian adat wajib dipertahankan. Kita harus melestarikan atribut budaya, bahasa, dan tempat wisata,” ujar Oktovianus.

Menanggapi hal tersebut, Fransina Daby menyatakan dukungan dan komitmen penuh untuk mengawal aspirasi masyarakat. Ia menilai pelestarian budaya dan objek wisata bukan hanya sebagai tanggung jawab moral, tetapi juga sebagai ikon penting identitas Papua Pegunungan.

“Aspirasi ini sangat penting. Nilai adat istiadat dan budaya harus dijaga dan dirawat. Wisata di sini sudah berlangsung lama dan menjadi harapan masyarakat. Karena itu, DPR berkewajiban menyampaikan dan mengawal aspirasi ini,” ujar Fransina.

Ia juga menegaskan bahwa perhatian serius dari pemerintah daerah Kabupaten Jayawijaya dan Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan diperlukan untuk menjaga warisan budaya yang telah menjadi daya tarik wisata dan identitas daerah.

Selain itu, Fransina Daby DPR Dapil Jayawijaya itu menyerahkan sembako kepada masyarakat usai reses.

Rekomendasi Berita