Usai Longsor, Pemkot Bekasi Diminta Pulihkan Hutan Bambu
- 15 Feb 2026 16:32 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Kota Bekasi- Pemkot Bekasi diminta untuk segera melakukan pemulihan tempat wisata Hutan Bambu Margahayu Zona 1 usai terdampak longsor baru-baru ini. Hal tersebut disampaikan Anggota Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Hutan Bambu Margahayu Zona 1, Iwan.
Menurutnya, hingga saat ini belum ada aksi dari pihak pemerintah pasca longsor. Padahal mereka berharap betul pemerintah segera bergerak cepat.
Bahkan adanya longsor mestinya menjadi momen untuk melakukan perbaikan Wisata Hutan Bambu. Apalagi Wisata Hutan Bambu merupakan tempat wisata di bawah pembinaan Pemkot Bekasi yang tergabung dalam Kelompok Sadar Wisata.
"Dengan adanya musibah ini harapannya pemerintah daerah gerak cepat peduli. Awalnya tempatnya rapi, harus dirapikan lagi," katanya, saat diwawancarai RRI, Minggu, 15 Januari 2026.
Iwan bercerita, keterlibatan Pemkot Bekasi sangat wajar mengingat Hutan Bambu merupakan wisata binaan Pemkot Bekasi. Apalagi peristiwa longsor terjadi bukan karena bencana, melainkan kesalahan teknis pengelola bendung Kali Bekasi.
Pihaknya juga mengatakan, akibat longsor sejumlah fasilitas menjadi rusak. Mulai dari sebagian jalan, saung-saung untuk pengunjung serta pagar pembatas antara tempat wisata Hutan Bambu dengan Kali Bekasi.
"Ini kan bukan bencana alam, kalau bencana alam kami maklum. Tapi ini kesalahan teknis, karena bendungan Kali Bekasi dibuka terlalu cepat sehingga tanah di sekitar Kali Bekasi longsor," katanya.
Sementara itu, Ketua Pokdarwis Hutan Bambu Margahayu Zona 1, Emar Maryasi menayangkan lambannya penanganan dari pihak pemerintah. Padahal dibutuhkan penanganan seperti pembersihan sisa longsor dan merapikan kembali agar tidak terkesan semrawut.
"Untuk saat ini belum ada, kita butuh bantuan untuk pembersihan bambu-bambu yang masih berantakan di tepian sungai yang kondisinya semrawut. Mungkin bambu-bambunya bisa kita manfaatkan juga nantinya," katanya.
Sebagai pengurus dan juga pencetus tempat wisata Hutan Bambu, Emar Maryasi kecewa. Terutama kepada pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bekasi.
"Mereka cuma bangga Hutan Bambu katanya ikon Kota Bekasi. Khususnya Disparbud secara langsung boleh dibilang belum berkontribusi nyata dalam bentuk fisik di Hutan Bambu Zona 1," katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Pariwisata Disparbud Kota Bekasi, Budiman, mengatakan Pemkot Bekasi akan melakukan pendataan kerusakan. Untuk selanjutnya bergerak melakukan perbaikan terhadap wisata Hutan Bambu tersebut.
"Kita tentunya prihatin atas kejadian longsor, karena bagaimanapun Hutan Bambu itu salah satu ikon wisata Kota Bekasi. Untuk itu kami akan mendata berapa kerugian dan apa saja kerusakannya untuk diperbaiki," katanya.
Sekadar informasi, wisata Hutan Bambu berada persis di pinggir Kali Bekasi. Sedangkan longsor sendiri terjadi bertepatan dengan naiknya debit air Kali Bekasi pada, Rabu, 11 Februari 2026 malam hari.