Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Pagoda Pulau Kemaro Palembang
- 16 Feb 2026 20:14 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Palembang: Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Palembang kembali memusat di Pulau Kemaro. Kawasan ini menjadi destinasi wisata religi favorit warga, baik dari dalam negeri maupun turis asing.
Salah satu ikon utamanya adalah Pagoda Pulau Kemaro yang berdiri megah. Pagoda ini dibangun tahun 2006 dengan sembilan lantai setinggi 45 meter.
Bangunannya didominasi warna merah dan emas yang melambangkan keberuntungan. Di dekatnya berdiri Kelenteng Hok Tjing Bio yang dikenal sebagai Kelenteng Kwan Im.
Pengurus Yayasan Toapekong Keramat Pulau Kemaro, Tjik Harun, menjelaskan rangkaian utama digelar saat Cap Go Meh. Menurutnya, puncak acara disana bukan saat Imlek melainkan malam ke-15.
“Di Palembang kita rayakan tanggal 13 malam dan puncaknya jam 12 malam,” ujar Tjik Harun, dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Minggu, 15 Februari 2026. Ia menyebut ada ritual kurban kambing di depan keramat Siti Fatimah.
Pulau Kemaro dikenal sebagai tempat ibadah lintas budaya. Di sana terdapat altar Tridharma dan keramat Siti Fatimah berdampingan.
Tjik Harun menegaskan lokasi ini terbuka untuk umum setiap hari. Pengunjung bisa beribadah maupun sekadar berwisata menikmati suasana.
Saat perayaan Cap Go Meh, jalur sungai akan ditutup sementara. Pengunjung dapat berjalan kaki melalui tongkang-tongkang yang dipasang berjajar dan dihiasi lampion.
"Pengunjung bisa datang ke pulau Kemaro dengan berjalan kaki di atas kapal tongkang. Kapal hias ini juga kami siapkan gratis,” katanya.
Perayaan ini menarik wisatawan dari berbagai daerah dan mancanegara. Turis dari Singapura dan Malaysia turut meramaikan suasana.
Selain ritual, pengunjung dapat menikmati panorama Sungai Musi dan pagoda berlantai sembilan. Kawasan ini juga menyimpan sejarah makam Putri Sriwijaya, Siti Fatimah.