Tradisi Buka Puasa Bersama di Indonesia Tercatat di UNESCO

  • 09 Mar 2026 11:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Buka Puasa Bersama sudah menjadi tradisi di Indonesia. Selain dilakukan bersama keluarga, buka puasa menjadi ajang silaturahmi bersama tetangga, teman sekolah, teman kerja, bahkan ajang reuni bagi teman lama. Mengutip food.detik.com, kegiatan ikonik saat bulan ramadan ini secara resmi telah dianggap menjadi budaya dunia.

Pada tahun 2013, UNESCO mencatat buka puasa bersama sebagai Warisan Budaya Tak Benda Kemanusiaan atau Intangible Cultural Heritage of Humanity. Istilahnya disebut sebagai eftari/iftar/iftor yang bermakna kegiatan umat Muslim yang dilakukan ketika matahari terbenam pada bulan Ramadan. Konsep berbuka puasa dalam sebuah komunitas dilakukan dengan berkumpul, berbagi makanan, beramal, hingga melakukan banyak kegiatan sosial dan ibadah bersama menjadi bagian dari kegiatan ini.

Dahulu, kegiatan buka puasa bersama setiap bulan Ramadan hanya dilakukan di masjid-masjid atau lingkungan keraton sebagai bentuk kepedulian sosial dan aksi beramal di bulan suci Ramadan. Namun masyarakat Indonesia terus mengembangkan kegiatan ini dilingkungan rumah, kantor, hingga secara khusus menyewa area di restoran/cafe.

Salah satu nilai yang terkandung dalam buka puasa bersama adalah nilai toleransi. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menunjukkan rasa toleransi dan menghargai perbedaan antar agama. Selain itu, buka puasa bersama juga memperlihatkan semangat gotong royong dan kebersamaan antar masyarakat yang dapat memperkuat hubungan sosial di masyarakat. Buka puasa bersama juga dapat memberikan dampak positif terhadap industri pariwisata di Indonesia. Dengan semakin banyaknya kegiatan buka puasa bersama y di berbagai daerah di Indonesia, hal ini dapat menarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk datang dan merasakan budaya serta tradisi yang unik di Indonesia.

Walaupun kegiatan ini erat kaitannya dengan solidaritas, namun ada beberapa etika dan aturan tak tertulis yang harus diperhatikan saat berbuka puasa bersama:

  1. Izin bertanya untuk bergabung apalagi jika tidak diundang.Banyak komunitas yang mempersilakan non-muslim maupun orang-orang yang tidak berpuasa untuk ikut berkumpul tetapi tetap harus dengan seizin peserta lain.
  2. Jika buka puasa bersama di rumah seseorang, sekiranya membawa buah tangan yang dapat membantu atau meringankan tuan rumah.
  3. Buka puasa sangat bergantung dengan ketepatan waktu, pastikan untuk tidak datang terlambat atau sekiranya menghargai mereka yang berpuasa walaupun sedang tidak berpuasa.

Rekomendasi Berita