Ingat, Gigitan dan Cakaran Hewan Dapat Sebabkan Mpox

  • 04 Mar 2026 12:47 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Organisasi kesehatan dunia WHO pada 28 November 2022, mengumumkan pergantian nama penyakit Monkeypox menjadi Mpox atau yang lebih dikenal dengan Cacar Monyet. Penyakit ini disebabkan karena adanya kontak langsung dengan orang atau hewan yang membawa virus monkeypox atau Mpox.

Menurut dr. Yohana Nugrahaningtyas Utami, MKes , Dosen Universitas Respati Yogyakarta, saat menjadi narasumber di RRI Yogyakarta beberapa waktu yang lalu, mengatakan harus berhati-hati dengan orang dan hewan yang terinfeksi .

Virus ini awalnya menular dari hewan ke manusia melalui cakaran atau gigitan hewan yang terinfeksi, dan menyebabkan luka dipermukaan kulit orang yang terkena gigitan hewan.

Data di Indonesia, kasus cacar monyet pertama kali muncul pada 20 Agustus 2022 lalu. Kemudian, pada tahun berikutnya 13 Oktober 2023, pemerintah kembali melaporkan adanya kasus cacar monyet.

Lebih lanjut Tyas menjelaskan awalnya cacar monyet merupakan penyakit zoonosis langka yang terjadi akibat infeksi virus Mpox. Ditularkan dari hewan yang terinfeksi atau dari manusia ke manusia lewat kontak langsung orang yang terinveksi.

Bagi ibu hamil yang terinfeksi virus Mpox, ini bisa menularkan langsung ke bayi yang dikandungnya melalui placenta. Jadi ibu hamil harus sebisa mungkin selama hamil menghindari kontak dengan hewan.

“Gejala awal yang muncul bila terinfeksi diawali tubuh mengalami demam, sakit kepala, yang disertai nyeri otot, nyeri punggung, kelelahan, menggigil dan pembengkakan kelenjar getah bening,” ujar Tyas.

Jika wabah Mpox sedang marak, agar selalu berhati-hati dan menjaga kebersihan, mencuci tangan setiap melakukan kegiatan apapun dibawah air yang mengalir dan gunakan masker, serta menggunakan alat pelindung diri (APD) saat merawat penderita Mpox.

Langkah pencegahan dari Mpox bisa melakukan vaksinasi, dan menghindari faktor resikonya seperti kontak langsung dengan orang yang terinfeksi, atau mengkonsumsi produk olahan dari hewan terinfeksi. Oleh karenanya masaklah daging dengan benar dan matang guna menghindari kontaminasi virus.

Lama masa inkubasinya antara 5-21 hari setelah paparan. Tyas berharap masyarakat yang merasa alami gejala Mpox agar secepatnya pergi berobat ke dokter. “Jadi agar bisa cepat penanganannya dalam pengobatan,” kata Tyas.

Rekomendasi Berita