Satu dari Empat Orang Dewasa di Indonesia Alami Obesitas
- 06 Mar 2026 16:35 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Obesitas kini bukan lagi sekadar isu penampilan, melainkan ancaman kesehatan serius yang semakin banyak menyerang kelompok usia produktif. Data Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan prevalensi berat badan lebih mencapai 14,4 persen, sementara obesitas menyentuh 23,4 persen. Angka ini menegaskan bahwa hampir satu dari empat orang dewasa Indonesia hidup dengan obesitas, terutama pada usia yang seharusnya berada di puncak produktivitas.
Menurut Dr. dr. Luciana B. Sutanto, MS, Sp.GK, Subsp.PK, Dokter Spesialis Gizi Klinik di Primaya Hospital Kelapa Gading, meningkatnya obesitas pada usia produktif erat kaitannya dengan gaya hidup modern. Obesitas tidak bisa dinilai hanya dari berat badan atau bentuk tubuh. Komposisi tubuh dan distribusi lemak, terutama lemak di perut, menjadi faktor penting dalam menilai risiko kesehatan.
Obesitas merupakan pintu masuk berbagai risiko metabolik, yaitu kumpulan kondisi seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, kolesterol abnormal, dan lemak perut berlebih. Kombinasi faktor ini secara signifikan meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.
Pola makan tinggi kalori, konsumsi gula, garam, dan lemak berlebih, ditambah kurangnya aktivitas fisik dan gaya hidup menjadi faktor utama. Stres kerja, kurang tidur, serta jam makan yang tidak teratur turut memperburuk metabolisme tubuh.
Luciana menambahkan banyak orang baru menyadari masalah metabolik ketika keluhan sudah muncul. Padahal, skrining kesehatan idealnya dilakukan secara berkala sejak usia muda. Tujuannya untuk mendeteksi risiko sejak dini, bahkan sebelum muncul gejala.
Pendekatan pengelolaan obesitas juga tidak bisa tidak bisa diseragamkan. Pendekatan nutrisi medis berbasis gizi seimbang dan kondisi metabolik individu menjadi kunci keberhasilan jangka panjang.
Sebagai langkah awal, Luciana menyarankan usia produktif untuk menjaga berat badan ideal. Diikuti memahami kebutuhan gizi harian dan membangun gaya hidup sehat secara konsisten sejak dini.