Ketumbar Bolivia, gulma yang kaya manfaat

  • 10 Mar 2026 08:46 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Ketumbar Bolivia yang memiliki nama ilmiah Porophyllum ruderale Cass, mungkin sering kita jumpai di pekarangan namun belum banyak diketahui manfaatnya oleh khalayak. Tanaman yang berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Latin ini , meski tumbuh sebagai gulma, namun menurut Ir. Lukman Amin MP , herbalis dari Harmoni herbal Yoyakarta , tanaman ini memiliki beberapa manfaat terutama bagi Kesehatan.

Di beberapa daerah, seperti di Jawa Barat, tanaman ini juga dikenal dengan sebutan 'Sereh Mangga' karena aromanya yang kompleks dan unik, menyerupai perpaduan aroma mangga muda.

Meski Namanya ketumbar bolivia, tanaman ini ternyata memiliki karakter yang cukup berbeda dengan ketumbar yang biasa ditemui di dapur. Karena secara fisik tanaman ini justru lebih mirip dengan daun kemangi atau kenikir.

Lukman menyebut tanaman ini memiliki manfaat bagi lingkungan. Kehadirannya di lahan pertanian ternyata memberikan keuntungan bagi ekosistem, karena bunganya sangat disukai oleh lebah dan kupu-kupu yang membantu proses penyerbukan tanaman buah di sekitarnya.

Selain itu, tanaman ini juga memiliki manfaat bagi Kesehatan. Lukman menjelaskan Ketumbar Bolivia adalah sumber nutrisi yang luar biasa. kaya akan vitamin A, C, dan K yang berfungsi memperkuat sistem imun dan mengurangi stres. Selain itu, kandungan mineral kaliumnya sangat baik untuk kesehatan jantung.

Salah satu keunggulan medis yang paling menonjol adalah kemampuannya sebagai agen detoksifikasi alami. Ketumbar Bolivia mengandung antioksidan tinggi yang mampu membantu tubuh mengeluarkan racun, khususnya logam berat seperti timbal dari polusi kendaraan bermotor dan merkuri yang sering terpapar melalui udara. Minyak asirinya pun bersifat anti-jamur yang efektif untuk menjaga kesegaran biji-bijian simpanan agar tidak cepat apek.

Sementara itu dalam dunia kuliner, ketumbar Bolivia sering digunakan sebagai penyedap rasa maupun lalapan. Cara menikmatinya cukup mudah, bisa dikonsumsi mentah seperti keningkir, atau ditaburkan di atas masakan yang baru matang untuk menambah aroma dan cita rasa yang segar. Tidak hanya mempercantik tampilan, Ketumbar Bolivia juga mampu memperkuat rasa dan aroma daging menjadi lebih lezat, sehingga beberapa negara tanaman ini dijadikan garnish atau hiasan pada hidangan daging. Selain itu, daun segarnya juga cocok dicampurkan ke dalam salad buah seperti pepaya, timun, tomat, dan alpukat, maupun salad daging dan seafood.

Lukman menambahkan karena ketumbar Bolivia memiliki aroma yang sangat kuat dan menyengat. Saking kuatnya, penggunaan daunnya untuk masakan cukup sedikit saja, sekitar sepertiga atau seperempat dari dosis daun kemangi atau seledri pada umumnya.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita