Bolehlah Menyikat Gigi Setelah Makan? Ini Penjelasannya
- 26 Feb 2026 09:05 WIB
- Banten
RRI.CO.ID, Serang — Kebiasaan menyikat gigi sesaat setelah makan ternyata tidak dianjurkan dan berpotensi merusak lapisan gigi. Masyarakat diminta memberi jeda waktu sebelum menyikat gigi agar kesehatan gigi dan mulut tetap terjaga.
Dokter Gigi Umum RS Andalucia Serang, Anindya Putri Mulyani menerangkan, kondisi mulut setelah makan umumnya bersifat asam akibat sisa makanan yang tertinggal di permukaan gigi.
“Setelah makan, kondisi gigi dan mulut menjadi lebih asam. Kalau langsung disikat, reaksi asam dengan pasta gigi bisa menyebabkan demineralisasi atau pengikisan lapisan gigi, sehingga gigi lebih rentan berlubang,” ujarnya saat dikonfirmasi RRI Banten, Kamis, 26 Februari 2026.
Menurutnya, menyikat gigi sebaiknya dilakukan setelah menunggu sekitar 30 menit setelah makan. Dalam rentang waktu tersebut, masyarakat dianjurkan memperbanyak minum air putih untuk membantu menetralkan kondisi mulut.
“Sebaiknya setelah makan minum air putih sekitar dua gelas untuk menetralkan mulut. Setelah kurang lebih 30 menit dan kondisi mulut sudah netral, barulah menyikat gigi dilakukan,” katanya.
Anindya menambahkan, kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman bersifat asam juga perlu dikendalikan karena dapat memicu erosi gigi. Makanan asam dalam jangka panjang dapat mengikis lapisan gigi hingga memicu lubang dan nyeri.
Sebagai langkah pencegahan, masyarakat diminta menjaga pola makan seimbang, mengurangi frekuensi konsumsi makanan asam, serta rutin memeriksakan kesehatan gigi ke dokter. Pemeriksaan gigi secara berkala minimal setiap enam bulan dinilai penting untuk mendeteksi gangguan sejak dini.
“Jangan menunggu sakit baru ke dokter gigi. Kontrol rutin enam bulan sekali itu penting untuk membersihkan karang gigi dan mencegah kerusakan yang lebih parah,” ucapnya.