Diserahkan Wamendiktisaintek, Nindy Terharu Terima Penghargaan Dosen Berdampak

  • 15 Nov 2025 09:50 WIB
  •  Manado

KBRN, Tomohon: Nindy Gaby Sepang, M.Pd., Dosen Universitas Sariputra Indonesia Tomohon (Unsrit), menerima penghargaan sebagai Dosen Berdampak dari Wakil Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof. Dr. Fauzan.

Penghargaan merupakan kolaborasi Kemendiktisaintek dengan Paragon Corp diserahkan langsung pada Jumat (14/11/2025) di Kampus Unsrit Tomohon sebagai bentuk apresiasi Wamendiktisaintek kepada dosen Unsrit yang dinilai inspiratif dan berprestasi melalui kontribusi nyata dalam penerapan teknologi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Penghargaan berupa perangkat Macbook satu unit. Hadiah lainnya yang akan menyusul sesuai permintaan dosen yang bersangkutan untuk menunjang kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

BACA JUGA: Wamen Diktisaintek Beri Penghargaan untuk Dosen Berdampak UNSRIT

Dalam sambutannya setelah menerima penghargaan, Nindy menyampaikan rasa syukur atas kehormatan yang diberikan langsung oleh Wamen. Ia menegaskan bahwa sebagai dosen, dirinya hanya menjalankan Tri Dharma perguruan tinggi pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Saya tidak pernah mengharapkan apa pun yang lebih. Saya hanya ingin menerapkan inovasi yang saya miliki dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Indonesia, khususnya di Sulawesi Utara. Terlebih bagi masyarakat yang menjadi sasaran pengabdian saya, yaitu program Kosa Bangsa di daerah 3T di Pulau Tagulandang,” ujarnya.

Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Unsrit itu menceritakan kegiatan pengabdian yang ia lakukan berangkat dari kondisi pasca-erupsi Gunung Ruang. Erupsi tersebut menyebabkan kerusakan parah di Desa Bahoy, lokasi mitra pengabdian mereka.

“Sekitar 80–90 persen wilayah hancur. Karena itu, kami berupaya menerapkan berbagai inovasi dari Universitas Sariputra Indonesia Tomohon untuk memberikan dampak nyata dan berkelanjutan bagi para mitra di Pulau Tagulandang,” tuturnya.

Nindy juga bersyukur karena dalam seminar khusus Kosa Bangsa di Makassar, karyanya meraih peringkat kedua. “Kesempatan kali ini lebih luar biasa karena penghargaan diberikan langsung oleh Bapak Wakil Menteri. Saya sangat berterima kasih. Ini menjadi hadiah yang sangat indah, apalagi saya baru saja berulang tahun,” ungkapnya.

Di kampus, Nindy dikenal sebagai dosen yang tidak suka merepotkan orang lain, baik dalam proses mengajar maupun bekerja. Ia mengaku selalu berusaha mengerjakan segala sesuatu tanpa membebani siapa pun.

“Saya melakukan semuanya dengan hati. Ketulusan adalah nilai yang selalu saya tanamkan dalam hidup. Karena itu, apresiasi ini benar-benar menjadi hadiah ulang tahun terindah bagi saya,” ucap Nindy dengan terharu.

Pada kesempatan tersebut, Nindy juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat. “Karya ini bukan hanya hasil kerja saya sendiri. Saya menjalankan Tridharma bersama keluarga besar Unsrit. Terima kasih kepada seluruh tim, termasuk Mner Aprildy Ferdinandus, Mem PriskaMawuntu, serta rekan-rekan pendamping dari Universitas Sebelas Maret,” katanya.

Mengakhiri sambutnya Nindy menyampaikan sebagai bagian dari civitas akademika Unsrit, mengajak seluruh insan pendidikan untuk terus mengabdi bagi negeri dan memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan.

Pemberian penghargaan disaksikan Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumayar, Ketua Yayasan Dharma Bhakti Indonesia Tomohon (YDBIT) Kie Nio Runtuwene, Kepala LLDIKTI Wilayah XVI Munawir Sadzali Razak, sejumlah rektor, serta civitas akademika Unsrit.


Rekomendasi Berita