Telur Sumber Protein Unggulan Sehat jika Sesuai Takaran

  • 03 Mar 2026 06:35 WIB
  •  Manado

RRI.CO.ID, Manado - Telur dikenal sebagai salah satu bahan makanan paling populer di masyarakat karena mudah diolah, terjangkau, dan kaya nutrisi. Mengonsumsi telur setiap hari dapat memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan. Namun konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan seperti kolesterol tinggi, penyakit jantung, resistensi insulin, hingga diabetes tipe 2.

Siapa yang Perlu Memperhatikan Konsumsi Telur?

Pada dasarnya, orang dewasa yang sehat masih diperbolehkan mengonsumsi telur setiap hari dalam jumlah wajar. Namun, individu dengan riwayat penyakit jantung, kolesterol tinggi, diabetes, atau gangguan metabolisme perlu lebih berhati-hati. Kelompok ini disarankan untuk membatasi asupan kolesterol harian dan berkonsultasi dengan tenaga medis sebelum menjadikan telur sebagai menu rutin harian. Dikutip dari laman resmi polri.go.id telur merupakan bahan makanan serbaguna dengan kandungan gizi hampir lengkap sehingga sering disebut sebagai superfood. Meski demikian, konsumsi berlebihan tetap perlu diwaspadai.

Konsumsi telur dapat menjadi masalah ketika dikonsumsi secara berlebihan dalam jangka panjang, terutama jika tidak diimbangi pola makan sehat dan gaya hidup aktif. Batas konsumsi kolesterol yang disarankan umumnya tidak melebihi 300 miligram per hari. Melebihi batas tersebut dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular hingga 17 persen dan risiko kematian sebesar 18 persen lebih tinggi.

Mengapa Telur Bermanfaat Sekaligus Berisiko?

Telur mengandung protein berkualitas tinggi serta berbagai vitamin dan mineral penting seperti vitamin A, B, dan D, selenium, fosfor, kalsium, folat, kolin, serta asam lemak omega-3. Telur juga menjadi sumber karotenoid xanthophyll alami yang berperan dalam membantu mengurangi peradangan atau inflamasi dalam tubuh.

Namun di sisi lain, telur mengandung kolesterol dan lemak jenuh yang cukup tinggi. Pada sebagian orang, terutama yang memiliki faktor risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, konsumsi berlebihan dapat memicu peningkatan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah.

Bagaimana Dampak Jika Dikonsumsi Terlalu Banyak?

Berikut sejumlah risiko yang dapat muncul akibat konsumsi telur berlebihan:

  1. Gangguan Pencernaan
    Konsumsi telur terlalu banyak dapat menyebabkan perut kembung dan gangguan lambung. Pada orang yang memiliki alergi telur, gejala bisa lebih serius.
  2. Masalah Jantung
    Satu butir telur per hari umumnya masih dianggap aman bagi orang sehat. Namun, mengonsumsi tiga hingga empat butir setiap pagi secara rutin dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan jantung.
  3. Meningkatkan Risiko Diabetes
    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi lebih dari tujuh butir telur per minggu berpotensi meningkatkan risiko diabetes tipe 2 pada kelompok tertentu.
  4. Resistensi Insulin
    Kandungan lemak dalam telur dapat memengaruhi respons gula darah apabila dikonsumsi berlebihan, yang berpotensi memperburuk resistensi insulin.
  5. Kolesterol Tinggi
    Telur merupakan salah satu sumber kolesterol makanan. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar kolesterol darah, terutama jika disertai pola makan tinggi lemak jenuh lainnya.

Berapa Banyak Telur yang Aman Dikonsumsi?

Bagi orang dewasa sehat, konsumsi satu butir telur per hari umumnya masih dalam batas aman. Untuk menjaga kesehatan jantung dan berat badan ideal, telur sebaiknya dikombinasikan dengan bahan makanan sehat seperti bayam, paprika, tomat, alpukat, atau dimasak menggunakan minyak zaitun.

Telur memang memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan nutrisinya yang lengkap. Namun, konsumsi berlebihan dapat menimbulkan berbagai risiko kesehatan, terutama bagi individu dengan kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, memahami batas konsumsi harian dan menerapkan pola makan seimbang menjadi kunci untuk mendapatkan manfaat optimal tanpa menimbulkan dampak negatif.

Rekomendasi Berita